Indonesia Resmikan Kerja Sama Konstruksi Satelit Satria

Hantoro, Jurnalis · Jum'at 04 September 2020 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 04 16 2272500 indonesia-resmikan-kerja-sama-konstruksi-satelit-satria-NpayYTtTXa.jpg Ilustrasi satelit. (Foto: Unsplash)

JAKARTA – Indonesia telah meresmikan kerja sama proyek pembangunan Satelit Multifungsi Republik Indonesia (SMF Satria). Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate pun optimistis proyek Satelit Satria akan diluncurkan pada 2023.

Ia mengatakan ada dua hal yang akan dilakukan pemerintah terkait Satelit Satria yakni membangun space segment dan ground segment.

Baca juga: SpaceX Berhasil Luncurkan Satelit Observasi Bumi 

"Harus optimis, space segment tahun 2023 satelit diletakkan di slot orbit 146 bujur timur, tetapi ground segment juga akan kita mulai membangunnya pada tahun 2022," tutur Johnny dalam Konferensi Pers Penandatanganan Kerja Sama Dimulainya Konstruksi Satelit Multifungsi Satria, Kamis 3 September 2020, dikutip dari Kominfo.go.id.

Dia menerangkan, ketika peluncuran, penempatan serta commercial operation satelit pada 2023 nanti, seluruh kebutuhan space segmen dan ground segmen sudah tersedia.

Baca juga: Astronom Keluhkan Satelit Starlink Elon Musk Ganggu Studi Ilmiah 

Ia menyebutkan ada tiga tahapan penting dalam memastikan peluncuran SMF Satria pada 2023 nanti. Masing-masing mencakup proses produksi, transportasi, dan peluncuran.

"Tahapan yang pertama proses produksi satelit di Prancis, tahapan yang kedua transportasi satelit dari Thales (perusahaan asal Prancis) ke tempat peluncuran roket," paparnya.

Sedangkan tahap ketiga adalah proses peluncuran itu sendiri pada saat satelit Satria naik ke angkasa sampai atau tidak sampai di orbit. Dirinya berharap tiga tahapan tersebut berjalan lancar.

Baca juga: Gunakan Roket Falcon 9, SpaceX Luncurkan 58 Satelit Starlink 

"Dengan doa dan harapan seluruh rakyat Indonesia dan keahlian yang dimiliki oleh Thales Alenia Space, serta pengawasan dan supervisi monitoring yang dilakukan secara ketat bersama-sama, kita harapkan ini bisa selesai pada waktunya," imbuhnya.

Penandatanganan Preparatory Work Agreement (PWA) untuk proyek SMF SATRIA yang baru saja berlangsung, Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan perusahaan asal Prancis Thales Alenia Space yang bergerak di industri kendaraan antariksa.

Baca juga: Roket Ariane 5 Meluncur Boyong 2 Satelit Komersial ke Orbit 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini