Astronom Temukan Bintang yang Merobek Piringan Pembentuk Planet

Tasya Chrismonita, Jurnalis · Sabtu 05 September 2020 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 04 16 2272834 astronom-temukan-bintang-yang-merobek-piringan-pembentuk-planet-rKLSlGsr0B.jpg Penampakan bintang merobek piringan pembentuk planet. (Foto: Eso/L Calcada Exeter/Kraus Et Al/IFL Science)

PARA astronom pertama kalinya menemukan struktur aneh yang mengelilingi tiga bintang yang memperlihatkan bahwa mereka merobek piringan pembentuk planet. Benda-benda muda dalam sistem GW Orionis ini membelokkan piringan material tempat planet dilahirkan dan menciptakan cincin yang tidak sejajar atau miring.

Sistem ini terletak sekira 1.300 tahun cahaya di konstelasi Orion. Dua bintang mengorbit satu sama lain setiap 241 hari, dengan yang ketiga mengelilingi dua lainnya dalam 11,5 tahun.

Baca juga: Unik, Siswa Ini Ciptakan Video Game dari Semangka 

Melansir dari IFL Science, Jumat (4/9/2020), simulasi dari tim pertama menunjukkan bahwa ketidaksejajaran dalam orbit ketiga bintang telah menciptakan lengkungan pada piringan yang dulunya datar.

Pengamatan menggunakan instrumen SPHERE VLT, merekonstruksi cakram dalam tiga dimensi dengan memperlihatkan bayangan cincin paling dalam pada sisa cakram. Sehingga, membuatnya terlihat jelas bahwa bagian dalam melengkung secara dramatis dan bahwa cincin pada sudut yang lebih curam terpisah darinya.

Stefan Kraus, seorang profesor astrofisika di Universitas Exeter di Inggris, mengatakan pada saat yang sama ALMA (Atacama Large Millimeter/Submillimeter Array) memungkinkan penelitian untuk mengukur bentuk tepat dari cincin yang membentuk bayangan. Dengan menggabungkan informasi tersebut peneliti mendapatkan bentuk tiga dimensi, orientasi cincin yang tidak sejajar dan permukaan cakram yang melengkung.

Baca juga: Falcon 9 Kembali Meluncur, Bawa 60 Satelit Internet ke Luar Angkasa 

Cincin luar yang terbesar yang pernah terlihat di piringan pembentuk planet. Cincin bagian dalam yang tidak sejajar berisi debu senilai 30 massa Bumi yang tentunya cukup untuk membentuk sebuah planet.

"Kami pikir keberadaan planet di antara cincin-cincin ini diperlukan untuk menjelaskan mengapa piringan itu robek," kata Jiaqing Bi, penulis makalah, dalam pernyataannya. Eksplorasi lebih lanjut dari GW Orionis akan diperlukan untuk mengonfirmasi hal ini.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini