Share

Epic Games Kembali Perjuangkan Fortnite di App Store

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Senin 07 September 2020 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 16 2273610 epic-games-kembali-perjuangkan-fortnite-di-app-store-LvEZWWmB85.jpg (Foto: Android Central)

JAKARTA – Perseteruan antara Apple dengan Epic Games sudah berlangsung selama hampir satu bulan. Untuk sementara pengadilan ditunda dan hearing dijadwalkan berlangsung pada 28 September.

Adapun pada persidangan sebelumnya, hakim Yvonne Gonzalez Rogers telah memberikan keputusan untuk mengizinkan Apple menghapus Fortnite dari App Store.

Terlepas dari keputusan ini, Epic Games tampak masih menginginkan Fortnite untuk terus berada di App Store. Ini juga termasuk dengan akun akses pengembang mereka yang kini ditutup oleh Apple.

Dilansir Reuters, menanggapi hal ini, Jumat lalu Epic Games kembali mengajukan permohonan kepada hakim untuk menghentikan keputusan Apple.

Menurutnya, tindakan Apple ini sebagai tindak pembalasan dan dapat mengancam Epic Games. Perusahaan itu menyatakan bahwa pihaknya “kemungkinan besar akan menderita kerusakan yang tidak dapat diperbaiki”. Ini tentunya termasuk pemasukan yang menurun, mengingat (tercatat hingga 2 September) mereka telah kehilangan 60% pemain harian untuk Fortnite.

Dilaporkan The Verge, penurunan ini diklaim Epic Games diakibatkan oleh akses pengguna iOS yang terputus pasca akun ditutup. Dengan itu pengguna iOS tidak dapat mengunduh maupun memperbarui Fortnite pada perangkat mereka. Padahal, iOS diklaim sebagai platform dengan pengguna Fortnite terbanyak, dengan 116 juta dari mereka merupakan pemain berbayar.

Tidak hanya Fortnite, game Epic Games lainnya juga mengalami hal serupa pasca akun pengembang mereka ditutup. Salah satunya Shadow Complex Remastered yang juga turut dihapus dari Apple – Mac App Store. Selain itu, dengan penghapusan akun ini, Epic Games juga tidak dapat mengajukan akun baru selama setidaknya satu tahun.

Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer

Hal-hal ini lah yang dijadikan Epic Games sebagai penguat dalam pengajuan pembekuan keputusan Apple. Pasalnya keputusan hakim Yvonne Gonzalez Rogers pada pengadilan sebelumnya didasari oleh Epic Games yang tidak dapat menunjukkan kerugian. Selain itu Epic Games juga dianggap masih bersalah dan melanggar kontrak dengan Apple.

Namun terlepas bukti-bukti penguat ini, belum dapat dipastikan apakah pada akhirnya hakim akan menuruti permohonan tersebut. Sementara itu, untuk saat ini pengadilan hanya melindungi aset Unreal Engine milik Epic Games demi kemaslahatan industri. Sedangkan Apple, pihaknya mengklaim akan menerima Fortnite selama Epic Games membatalkan pembayaran dalam game.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini