Lebih dari 500 Spesies Hewan Terancam Punah pada Abad Ini

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Senin 07 September 2020 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 16 2273786 lebih-dari-500-spesies-hewan-terancam-punah-pada-abad-ini-SqILXpDDVA.jpg Spesies mammoth. (Foto: Flying Puffin via Wikimedia Commons/Science Times)

SEBUAH studi yang dipublikasikan jurnal Science Advances pada Jumat lalu menyebut lebih dari 500 spesies mamalia akan punah pada abad ini. Studi ini dilakukan oleh sekelompok ilmuwan asal Eropa dengan melibatkan sejumlah catatan fosil sejak 126.000 tahun terakhir.

Catatan ini berisi 351 spesies mamalia yang telah punah sejak periode Pleistosen akhir. Penelitian dilakukan menggunakan model Bayesian dan metode prediksi posterior untuk menguji hipotesis penyebab kepunahan.

Baca juga: Peneliti Kembangkan Kalkulator Penghitung Umur Manusia 

Dari hasil penelitian ditemukan fakta bahwa kepunahan masa lalu hanyalah "puncak gunung es". Di mana diperkirakan bakal ada kepunahan lebih besar yang terjadi di abad ini. Mirisnya, manusia menjadi penyebab utama kepunahan itu dan ini sebenarnya sudah terjadi sejak periode Paleistosen akhir.

Secara umum dari hasil penelitian diketahui bahwa kepunahan spesies mamalia dunia telah mengalami peningkatan sebesar 1.700 kali lipat. Hal ini merupakan hasil yang didapat dari perbandingan dengan masa awal periode Paleistosen akhir.

"Proyeksi ini menjadi suram, pasalnya dengan setiap spesies yang hilang, kami kehilangan bagian unik dari sejarah alam Bumi," ujar Tobias Andermann, penulis utama studi dari Pusat Keanekaragaman Hayati Global Gothenburg dan Universitas Gothenburg, dikutip dari Science Times, Senin (7/9/2020).

Baca juga: Studi Baru Ungkap Asal Muasal Air di Bumi 

Meski demikian, sebagaimana dilaporkan BBC, pada dasarnya kepunahan di masa depan masih bisa dicegah. Andermann optimis langkah ini dapat dilakukan selama konservasi lebih bertarget dan efisien. Selain itu, hal tersebut juga perlu dibarengi dengan peningkatan kesadaran kolektif.

"Merekonstruksi dampak masa lalu kita terhadap keanekaragaman hayati sangat penting untuk memahami mengapa beberapa spesies dan ekosistem sangat rentan terhadap aktivitas manusia –yang diharapkan dapat memungkinkan kita mengembangkan tindakan konservasi yang lebih efektif untuk memerangi kepunahan," ucap Profesor Samuel Turvey dari Zoological Society of London (ZSL).

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini