Peneliti Ciptakan Teknologi Reproduksi Lukisan Menggunakan Cahaya

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Selasa 08 September 2020 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 16 2274354 peneliti-ciptakan-teknologi-reproduksi-lukisan-menggunakan-cahaya-jeylIL5FOA.jpg Teknologi reproduksi lukisan menggunakan cahaya. (Foto: T. Xu/Nanjing University/Phys)

PARA peneliti dari National Institute of Standards and Technology (NSIT) yang bekerja sama dengan Universitas Nanjing, China, membuat teknologi reproduksi lukisan menggunakan cahaya. Teknologi ini memanfaatkan sistem nanopilar dan telah diuji coba pada lukisan "Girl with Pearl Earings" mahakarya seniman asal Belanda Johannes Vermeer.

Melansir Phys, Selasa (8/9/2020), teknologi nanopilar sebenarnya sudah pernah diuji coba oleh peneliti lain. Ini memanfaatkan pilar kecil setinggi 600 nanometer yang dapat memancarkan warna. Pancaran ini cukup spesifik, namun para peneliti masih kesulitan dalam mengontrol intensitas warna dan cahaya yang dipancarkan.

Baca juga: Virgin Galactic Akan Uji Terbang Pertama Membawa 2 Pilot 

Sehingga melalui penelitian baru dari NSIT, para peneliti menambahkan fungsi lain dari nanopilar. Kini tidak hanya mengumpulkan dan memancarkan cahaya, nanopilar dapat mengubah polarisasi dari berbagai intensitas.

Teknologi reproduksi lukisan menggunakan cahaya. (Foto: T. Xu/Nanjing University/Phys)

Untuk menciptakan kemampuan polarisasi ini, para peneliti memanfaatkan kaca nanopilar sebagai tambahan. Kaca ini terbuat dari titanium dikosida dengan penampang elips yang memiliki sumbu panjang dan pendek. Dengan ini, sumbu panjang akan lebih atau kurang selaras dengan polarisasi bergantung dengan lokasinya.

Science Times melaporkan bahwa polarisasi cahaya tidak akan terpengaruh jika sumbu panjang berada pada posisi sejajar dengan arah polarisasi. Namun jika diputar pada sudut tertentu, orientasi nanopilar akan menampilkan warna dan cahaya dengan jumlah tertentu. Semakin besar sudut, semakin besar cahaya yang ditransmisi.

Baca juga: Ini Cara Daftar Game Free Fire Advance Server OB24 

Adapun sebagai tambahan, peneliti juga meletakkan filter pada bagian belakang kaca objek. Dengan itu, pancaran cahaya dari polarisasi asli akan tertahan dan mengurangi intensitas pantulannya. Ini serupa dengan cara kerja kacamata hitam untuk menangkal silau sinar matahari.

Dengan filter, khusus wilayah tersebut akan menjadi titik gelap di layar jauh. Sementara di wilayah lainnya nanopilar masih akan memutar polarisasi cahaya dan mengontrol intensitas warna serta cahayanya. Ini menjadi pertama kalinya tim dapat mengontrol warna dan kecerahan.

Selain dapat mereproduksi lukisan, para peneliti juga mengklaim bahwa teknologi nanopilar dapat digunakan pada uang kertas. Menggunakan teknologi ini, pemalsuan uang akan lebih mudah diminimalisasi karena detail warna lebih rumit. Ini juga bermanfaat untuk meningkatkan komunikasi optik.

Saat ini temuan telah dipublikasikan melalui jurnal Optica edisi 20 September dan telah diunggah pada 4 September 2020.

Baca juga: Waspada! "Pesan Menakutkan" Bisa Buat WhatsApp Rusak 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini