Apple Balik Menuntut Epic Games, Minta Ganti Rugi

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Rabu 09 September 2020 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 16 2275034 apple-balik-menuntut-epic-games-minta-ganti-rugi-6lTVFBdcqV.jpg (Foto: Fortnite INTEL)

JAKARTA - Pekan lalu, Epic Games kembali ajukan permohonan kepada hakim pengadilan untuk meminta Apple mengembalikan Fortnite ke App Store. Langkah ini diambil setelah Epic Games merasa dapat membuktikan kepada hakim bahwa pihaknya sangat dirugikan.

Perusahaan itu mengklaim kerugian dan menganggap Apple melakukan tindakan pembalasan yang mengancam.

Namun tidak tinggal diam, dilaporkan The Wall Street Journal, Apple justru balik membalas permohonan tersebut dengan meminta hakim memberikan hukuman ganti rugi kepada Epic Games. Tidak dapat dipastikan berapa banyak uang yang mereka inginkan, namun ini kemungkinan setara dengan biaya yang hilang saat Epic Games memasang sistem pembayaran dalam game.

“Gugatan Epic tidak lebih dari ketidaksepakatan mendasar atas uang. Meskipun Epic menggambarkan dirinya sebagai perusahaan modern Robin Hood, pada kenyataannya itu adalah perusahaan bernilai miliaran dolar yang hanya ingin tidak membayar apa pun untuk nilai luar biasa yang diperolehnya dari App Store,” ungkap Apple kepada Pengadilan Distrik Utara California, pada Selasa (8/9/20).

Dengan pengajuan itu, kini Apple tampak ingin menunjukkan bahwa ia menjadi korban dari plot yang diciptakan Epic Games. Perusahaan itu menyatakan bahwa Epic Games telah menerima pemasukan sebesar USD600 juta. Mereka juga menyatakan bahwa Fortnite berhasil diunduh sebanyak 130 juta sejak dipasang di App Store pada 2018.

Dengan itu, pihaknya juga menyatakan bahwa Epic Games juga melakukan hal yang serupa dengan apa yang dilakukan Apple. Epic Games juga memiliki pasar aplikasinya sendiri dan membebankan komisi 12% dari dana yang diperoleh – meski ini lebih kecil dari apa yang diminta Apple. Sehingga Apple menganggap hal itu memang tindakan yang wajar.

“Tidak ada yang anti kompetitif tentang membebankan komisi kepada orang lain untuk menggunakan layanan seseorang,” ungkap Apple dalam pengajuan kepada Pengadilan.

Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer

Adapun untuk saat ini, terlepas dari balasan Apple, juru bicara Epic Games belum memberikan tanggapan lebih lanjut. Sehingga tampak sejauh ini belum dapat dipastikan apakah akan ada langkah tambahan lain yang akan dilakukan oleh Epic Games terhadap gugatan itu.

Namun yang pasti, kelanjutan hukum baru akan didapat pada saat hearing lanjutan yang dijadwalkan pada 28 September.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini