Dua Asteroid Besar Terbang Melintasi Bumi dengan Kecepatan Tinggi

Hantoro, Jurnalis · Minggu 13 September 2020 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 13 16 2276964 dua-asteroid-besar-terbang-melintasi-bumi-dengan-kecepatan-tinggi-MLopj1m8bf.jpg Ilustrasi asteroid. (Foto: Daily)

PADA hari Minggu, sebuah asteroid besar akan melesat melewati planet bumi. Benda luar angkasa tersebut bergerak dengan kecepatan 8 mil per detik. Dengan kecepatan itu, asteroid tersebut dapat melakukan perjalanan dari Kota London ke New York hanya dalam waktu 7 menit. Asteroid itu dikenal sebagai 2010 FR. Jaraknya 4,6 juta mil dari bumi.

NASA telah mengklasifikasikan asteroid tersebut sebagai Near-Earth Object (NEO) dan "berpotensi berbahaya". Artinya, suatu hari di masa depan orbitnya dapat melihatnya bergerak lebih dekat ke jalur tabrakan dengan bumi.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Tulang Berperan dalam Memiliki Keturunan 

Itu mungkin terdengar menakutkan, tetapi ada banyak asteroid yang selalu dipantau NASA yang digolongkan sebagai berbahaya. Namun, kemungkinan menghantam bumi masih sangat kecil. NASA juga memiliki rencana menjatuhkan setiap potongan asteroid yang bisa menghantam bumi.

Asteroid 2010 FR bukanlah satu-satunya asteroid yang mendekati bumi di bulan ini. Pada 8 September, asteroid yang dikenal sebagai 2020 PT4 bergerak melewati bumi dan bulan yang juga digambarkan NASA sebagai objek dekat dengan bumi atau NEO.

Baca juga: 5 Tips agar Baterai Ponsel Tak Mudah Rusak 

Asteroid ini jauh lebih kecil dari FR 2010, tetapi bergerak lebih cepat, dengan kecepatan 7 mil per detik. Asteroid tersebut juga akan melintas lebih dekat ke planet, sekira 4,9 kali jarak antara bumi dan bulan yang jaraknya lebih dari 1 juta mil.

Asteroid itu kira-kira panjangnya dua truk. Meskipun tampak besar, jika bertabrakan dengan bumi suatu saat nanti, kemungkinan meledak di atmosfer dan menyebabkan kerusakan minimal.

Sementara bulan lalu, NASA melewatkan asteroid seukuran mobil yang melewati bumi. Itu adalah asteroid terdekat dengan bumi yang pernah tercatat.

Meskipun beberapa asteroid melintas sangat dekat dengan bumi, NASA mengatakan ini adalah waktu yang tepat untuk mempelajari tata surya yang relatif tidak berubah selama miliaran tahun.

Baca juga: iPhone 12 Tidak Jadi Miliki Layar 120Hz? 

"NEOs (Near-Earth Objects) adalah komet dan asteroid yang telah didorong oleh tarikan gravitasi planet terdekat ke dalam orbit yang memungkinkan mereka memasuki lingkungan bumi," jelas pihak NASA, dikutip dari BBC, Minggu (13/9/2020).

"Kepentingan ilmiah pada komet dan asteroid sebagian besar disebabkan status mereka sebagai puing-puing sisa yang relatif tidak berubah dari proses pembentukan tata surya sekira 4,6 miliar tahun lalu."

Menjelaskan pembentukan planet seperti bumi dan mars, NASA mengatakan asteroid hari ini adalah potongan-potongan yang tersisa.

Baca juga: Hadirkan Pembaruan, Ini Jadwal Musim Keempat Battle League Pokemon Go 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini