Satelit NASA Tangkap Gambar Asap Mengepul Akibat Kebakaran Hutan di Amerika

Hantoro, Jurnalis · Senin 14 September 2020 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 13 16 2277146 satelit-nasa-tangkap-gambar-asap-mengepul-akibat-kebakaran-hutan-di-amerika-TGUm7G1LVK.jpg Satelit NASA menangkap gambar asap mengepul di atas bumi akibat kebakaran hutan di wilayah Amerika Serikat. (Foto: NASA Earth Observatory/Space)

SATELIT di luar angkasa menangkap gambar asap mengepul dari kebakaran hutan di bagian barat Amerika Serikat. Ini dinilai sebagai pemandangan yang memilukan, bahkan dari jarak hampir 1 juta mil dari bumi.

Earth Polychromatic Imaging Camera (EPIC) NASA pada Rabu 9 September 2020 menangkap gambar dramatis asap yang menunjukkan warna abu-abu kecoklatan besar melayang di atas Samudera Pasifik di lepas West Coast, Amerika Serikat.

Baca juga: Mengenang GRAIL, Pesawat Luar Angkasa yang Pernah Meluncur ke Bulan 

EPIC naik di atas US National Oceanic and Atmospheric Administration's Deep Space Climate Observatory (DSCOVR) yang mengorbit matahari di tempat yang secara gravitasi stabil 930.000 mil (1,5 juta kilometer) dari bumi.

Satelit NASA menangkap asap mengepul akibat kebakaran hutan di Amerika Serikat. (Foto: NASA Earth Observatory)

Asap tersebut juga terjadi di daratan, menyelimuti sebagian besar Negara Bagian California, Oregon, dan Washington. Tingkat polusi, yang telah menyebabkan kualitas udara berbahaya dan langit jingga di seluruh West Coast, terungkap dalam foto yang diambil oleh instrumen Spektroradiometer Pencitraan Resolusi Sedang di Satelit Terra NASA ini.

Citra satelit semacam itu membantu menyampaikan skala dan keganasan kebakaran saat ini, yang menewaskan sedikitnya 15 orang hingga kini dan memaksa lebih dari 40.000 orang di Oregon untuk mengungsi, menurut laporan The New York Times.

Baca juga: Misi ke Bulan, NASA Ingin Kerja Sama dengan Perusahaan Swasta 

Api juga membakar lahan yang sangat luas. Di antaranya 330.000 are (133.500 hektare) terbakar di Washington pada Senin 8 September saja, ungkap Gubernur Jay Inslee men-tweet pada Selasa 9 September. Ia mengungkapkan, itu lebih dari 12 dari 18 musim kebakaran terakhir di negara bagian tersebut.

Kebakaran hutan ini juga telah membakar lebih dari 3,1 juta are (1,25 juta hektare) di California sejak awal tahun, tulis Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (CALFIRE) dalam update pada Jumat 11 September.

Baca juga: NASA Deteksi Efek Aneh dari Gerhana di Planet Mars 

"Luas hektare yang terbakar tahun ini 26 kali lebih besar dari hektare yang terbakar pada tahun 2019 untuk periode waktu yang sama, dan jumlah gabungan hektare yang terbakar lebih besar dari Negara Bagian Connecticut," tulis pejabat CALFIRE, sebagaimana dikutip dari Space, Senin (14/9/2020).

Kebakaran besar ini juga didorong suhu tinggi dan kondisi kering di seluruh wilayah barat Amerika Serikat. Kawasan tersebut menjadi semakin panas dan kering akibat perubahan iklim yang disebabkan manusia, jadi tidak heran jika kebakaran hutan semakin ekstrem dan lebih merusak akhir-akhir ini, kata para ahli.

Baca juga: NASA Rilis 6 Gambar Luar Angkasa yang Ditangkap Teleskop Chandra X-Ray 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini