Jelang Rilis iOS 14, Apple Revisi Pedoman Pengembang Game di App Store

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Senin 14 September 2020 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 16 2277550 jelang-rilis-ios-14-apple-revisi-pedoman-pengembang-game-di-app-store-oD0aOlFtf0.jpg Ilustrasi App Store di perangkat iPhone. (Foto: Unsplash)

JELANG dirilisnya iOS 14 pada akhir bulan ini, Apple mengumumkan pedoman terbaru dari App Store untuk pengembang aplikasi. Ini merupakan versi revisi setelah Apple mendapat komplain dari beberapa perusahaan pengembang game. Mereka menganggap Apple terlalu berkuasa atas aplikasi yang dipasang pada platform App Store.

Melalui revisi ini pada akhirnya Apple mengizinkan aplikasi dengan layanan streaming game untuk hadir di App Store. Ini termasuk Microsoft Xbox xCloud dan Google Stadia yang sebelumnya mundur dari pengajuan Apple, serta Sony PlayStation Now dan Nvidia GeForce Now.

Baca juga: iPhone 12 Tidak Jadi Miliki Layar 120Hz? 

Sayangnya, terlepas dari "lampu hijau" yang diberikan, keputusan Apple tidak terlalu disambut baik. Menurut Microsoft, revisi ini belum cukup untuk memberikan apa yang diinginkan para pengembang dan pengguna layanan. Pasalnya, hal tersebut hanya mengizinkan aplikasi terpasang namun tidak membolehkan jenis berbentuk all-in-one serupa aplikasi streaming film.

"Ini tetap menjadi pengalaman buruk bagi pelanggan. Gamer ingin terjun langsung ke game dari katalog pilihan mereka dalam satu aplikasi seperti yang mereka lakukan dengan film atau lagu, dan tidak dipaksa untuk mengunduh lebih dari 100 aplikasi untuk memainkan game individu dari cloud," ungkap perwakilan Microsoft dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip dari Cnet, Senin (14/9/2020).

Ilustrasi perusahaan Apple. (Foto: Geeky Gadgets)

Sesuai pernyataan perwakilan Microsoft, revisi pedoman Apple pada akhirnya menjadi kebalikan dari keputusan sebelumnya. Jika sebelumnya perusahaan menyatakan kesulitan memeriksa aplikasi individu, dalam revisi ini Apple justru meminta setiap aplikasi dipasang terpisah. Dalam artian, game tidak tersedia dalam layanan namun menjadi aplikasi individu layaknya aplikasi lain di App Store.

"Game yang ditawarkan dalam langganan layanan game streaming harus diunduh langsung dari App Store, harus dirancang untuk menghindari pembayaran ganda oleh pelanggan, dan tidak merugikan pelanggan non-pelanggan," tulis Apple dalam pedoman barunya.

Baca juga: Apple Watch Series 6 Bakal Tampil dengan Opsi Warna Baru? 

Dengan ini, aplikasi game akan ditinjau sama seperti 1,8 juta aplikasi lainnya, dan memiliki laman ulasan serta peringkat di App Store. Itu artinya pelanggan harus mengunduh sejumlah game yang ingin dimainkan dibandingkan mengaksesnya melalui satu layanan. Meski game kemungkinan besar masih akan terhubung dengan layanan streaming.

Saat ini belum diketahui apakah Microsoft akan menerima revisi pedoman tersebut. Mengingat segala sesuatunya juga dikejar oleh waktu untuk perilisan iOS 14 di akhir bulan.

Sementara Nvidia dan Google dilaporkan menolak untuk memberikan komentar. Begitu juga Sony yang tidak langsung merespons perihal hal ini.

Sedangkan perselisihan atau perbedaan pendapat antara Apple dengan pengembang pada dasarnya bukan hal baru. Bulan lalu perusahaan itu juga berselisih paham dengan Epic Games dan menyebabkan Fornite dihapus dari App Store akibat masalah pembayaran dalam aplikasi. Dengan jalur hukum masih berlanjut hingga kini.

Baca juga: Saingi Apple, Google Masih Tertarik Bikin Kacamata Pintar 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini