Sains Buktikan Awan Mirip Tsunami Tertulis dalam Alquran

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 16 September 2020 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 16 2278893 sains-buktikan-awan-mirip-tsunami-tertulis-dalam-alquran-QUgzdfuNvu.jpg (Foto: Instagram)

Fenomena alam seperti gumpalan awan mirip ombak tsunami, kerap terjadi di kehidupan. Hal ini sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa ta'ala bahwa sejatinya seluruh jagat raya ini adalah ciptaan-Nya.

Dikutip dari Buku Pintar Sains dalam Alquran, karya Dr Nadiah Thayyarah, ternyata keberadaan awan juga tertulis di dalam Alquran, dan hampir menyerupai penjelasan awan mirip tsunami.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

"Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira." (QS. Ar Rum: 48)

Ayat ini menjelaskan, bahwa anginlah yang membentuk awan berikut semua jenisnya, seperti awan stratus. Awan stratus terbentang secara horizontal, dan berbentuk lapisan sepanjang 200 kilometer.

Awan yang ada di Aceh itu bisa dinamakan awan stratus, bentuknya memanjang di lapisan pertama paling bawah. Kemudian di lapisan ketiga terbawah, lalu lapisan keempat, dan seterusnya.

Para ilmuwan mengatakan, awan stratus tidak dapat menghasilkan kilat, guntur, dan butiran-butiran es, tetapi hanya menurunkan hujan saja.

Namun, turunnya hujan melalui awan stratus tidak terjadi di setiap kondisi, hanya di kondisi tertentu saja. Hujan tidak akan turun kecuali jika empat lapisan awan berkumpul menjadi satu.

Jika hanya tiga lapisan yang berkumpul, hujan tetap akan terbentuk, tapi tidak akan jatuh ke Bumi karena sudah menguap di udara. Sebab, ketebalan butiran-butiran air hanya sedikit.

Adapun ketika dua lapisan awan berkumpul, hujan tak akan terbentuk. Pada titik inilah ungkapan kisafan yang dikatakan oleh ayat di atas menemukan kebenarannya.

Terbentuknya awan menjadi hujan, butiran salju dan kilat pun tertulis di dalam Alquran. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

"Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS. An Nur: 43).

Baca juga: Matahari Terbit dari Barat dalam Penjelasan Alquran dan Sains

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini