Indra Manusia Miliki Keterbatasan Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 00:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 16 2279601 indra-manusia-miliki-keterbatasan-dijelaskan-dalam-alquran-dan-sains-IwIgPCapIR.jpg Telinga indra pendengaran. (Foto: Mark Paton/Unsplash)

INDRA adalah alat untuk merasa, mencium bau, mendengar, melihat, meraba, dan merasakan sesuatu secara naluri atau intuitif. Manusia pun memiliki indra tersebut. Namun siapa sangka, indra yang dimiliki manusia ternyata memiliki keterbatasan. Hal ini ternyata sudah lama dijelaskan dalam kitab suci Alquran dan sains.

Dijelaskan bahwa ada hal yang tidak bisa dilihat oleh manusia. Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala dalam Alquran Surah Al Haqqah Ayat 38 sampai 39:

"Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat. Dan dengan apa yang tidak kamu lihat." (QS Al Haqqah: 38–39)

Baca juga: Alquran dan Sains Jelaskan Tanah Miliki Karakter Beragam 

Ayat mulia ini mengisyaratkan bahwa indra manusia memiliki batas kemampuan yang tidak bisa dilaluinya. Tentu saja dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, maka semakin banyak alat canggih dan akurat yang dibuat manusia.

Dengan demikian, manusia semakin mampu mengungkap berbagai hal yang sebelumnya belum bisa dilihat atau didengarnya.

Buku 'Sains dalam Alquran' karya Dr Nadiah Thayyarah menjelaskan mengenai sesuatu yang tidak dapat dilihat dan didengar manusia.

Contohnya, ada sinar-sinar radiasi yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang, seperti sinar infrared, sinar ultraviolet, sinar alfa, sinar gamma, sinar X, dan sebagainya.

Baca juga: Sains Buktikan Awan Mirip Tsunami Tertulis dalam Alquran 

Lalu ada makhluk hidup yang sangat kecil dan tidak bisa dilihat mata telanjang, misalnya kuman, bakteri, virus, sel, dan sebagainya.

Telinga pun tidak bisa mendengar suara yang kurang dari 16 getaran dalam 1 detik atau lebih dari 30.000 getaran dalam 1 detik.

Kemudian atom dan bagian-bagiannya seperti proton, elektron, serta neutron tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Tidak hanya itu, letak dan posisi bintang-bintang, galaksi, planet, dan benda-benda langit lainnya di luar angkasa yang jaraknya ribuan tahun cahaya.

Guna melihat itu semua diperlukan teropong dengan pembesaran beribu kali lipat. Itu semua karena manusia lemah dan tidak mampu mengetahuinya dengan indra yang dimilikinya. Fakta ini amat sesuai dengan apa yang ditegaskan di dalam ayat Alquran sebelumnya.

Baca juga: Ini Manfaat Pelihara Domba Menurut Penjelasan Alquran dan Sains 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini