Peneliti Temukan Spesies Baru Laba-Laba dengan Organ Reproduksi Berbeda

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 16 2279623 peneliti-temukan-spesies-baru-laba-laba-dengan-organ-reproduksi-berbeda-wAvkV1LCnQ.jpg Laba-laba spesies baru yang ditemukan di Kolombia. (Foto: Charlotte Hopfe/Phys)

CHARLOTTE Hopfe, mahasiswa University of Bayreuth, Jerman, berhasil mengidentifikasi spesies baru laba-laba. Spesies itu diketahui sebagai bagian dari Arakhnida yang berasal dari Cordillera Tengah di Kolombia, wilayah 3.500 meter di atas permukaan laut, tidak jauh dari Pantai Pasifik.

Kini hasil temuan tersebut telah diberi nama Ocrepeira Klamt. Dengan hasil studi yang tertuang dalam makalah "Ocrepeira Klamt sp. n. (Araneae: Araneidae), A Novel Spider Species From an Andean Paramo in Colombia" yang telah dipublikasikan melalui jurnal ilmiah PLOS ONE pada 24 Agustus 2020.

"Saya memilih nama zoologi Ocrepeira Klamt untuk menghormati Ulrike Klamt, guru bahasa Jerman saya di sekolah menengah. Antusiasme dia dalam mengejar profesinya dan minat yang dia tunjukkan pada murid-muridnya dan dalam sastra merupakan inspirasi bagi saya," ucap Charlotte Hopfe, dikutip Phys, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Ilmuwan Temukan Kerusakan Parah 2 Gletser Utama di Antartika 

Hopfe awal mulanya melakukan penelitian sebagai bentuk untuk meraih gelar doktor (Ph.D). Ia meneliti di wilayah tersebut karena Cordillera terkenal dengan keragaman variasi spesies yang kaya. Adapun penelitian itu dia lakukan di bawah pengawasan Profesor Dr Thomas Scheibel di kelompok penelitian Biomaterial.

Dari hasil identifikasi penelitian ini, diketahui Ocrepeira Klamt memiliki struktur organ reproduksi berbeda. Perbedaan ini sangat mencolok, bahkan jika dibandingkan dengan spesies lainnya yang terkait. Pasalnya tidak hanya kaya akan spesies, Wilayah Cordillera memiliki kondisi iklim, vegetasi, dan ekosistem yang juga sangat berbeda.

Baca juga: Studi Baru Temukan Potensi Kehidupan di Venus 

Bahkan sebelumnya di wilayah itu peneliti telah menemukan lebih dari 100 spesies laba-laba lain. Meski untuk saat ini pada dasarnya belum dapat dipastikan apakah hal tersebut mempengaruhi evolusi laba-laba dan sifat sutranya. Namun sejalan dengan itu, temuan demi temuan ini juga dapat mengarahkan peneliti lain pada studi baru.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini