NASA Sebut Lokasi Pendaratan ke Bulan pada 2024 Masih Bisa Berubah

Tasya Chrismonita, Jurnalis · Senin 21 September 2020 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 16 2281085 nasa-sebut-lokasi-pendaratan-ke-bulan-pada-2024-masih-bisa-berubah-c32a9TGCMP.jpg Ilustrasi astronaut bulan. (Foto: NASA/Slashgear)

SELAMA berbulan-bulan NASA fokus menentukan tempat astronot bisa kembali mendarat di bulan pada 2024. Awalnya mereka mengatakan astronaut akan ditempatkan di kutub selatan bulan, tetapi ternyata itu masih bisa berubah.

Situs pendaratan program Artemis adalah subjek dari acara yang baru-baru ini diadakan oleh pimpinan agensi. Salah satunya adalah dengan administrator NASA Jim Bridenstine dalam pertemuan digital yang diadakan oleh kelompok penasihat NASA yang disebut Kelompok Analisis Eksplorasi Surat.

Baca juga: NASA Temukan Bintik Merah Besar di Jupiter, Apakah Itu? 

Melansir dari Slashgear, Senin (21/9/2020), dalam pertemuan tersebut administrator mengatakan bahwa tidak akan mengejutkannya jika NASA memutuskan bahwa kutub selatan bulan mungkin di luar jangkauan Artemis 3. Salah satu alasan utama mengapa kutub selatan bulan dipilih sebagai lokasi pendaratan awalnya adalah adanya es yang secara teoritis dapat diubah menjadi air minum, udara, dan bahan bakar roket.

Air es bersembunyi di kawah gelap yang tidak bisa dijangkau sinar matahari. Kutub bulan dianggap lebih menantang untuk dijangkau dibandingkan wilayah ekuator.

Baca juga: Elon Musk Ingin Kirim Manusia ke Mars pada 2024 

Tetapi jika NASA mengalami masalah dengan situs pendaratan kutub, ada kemungkinan mengubah situs pendaratan untuk mempertahankan tenggat waktu 2024. Jika NASA memutuskan untuk mendarat di wilayah ekuator, enam lokasi pendaratan Apollo asli yang digunakan antara tahun 1969 dan 1972 menjadi menarik.

Kathy Lueders, administrator asosiasi untuk Direktorat Eksplorasi dan Operasi Manusia, juga menggarisbawahi bahwa lokasi pendaratan di kutub selatan bulan masih dapat berubah selama acara pembahasan.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini