Peneliti Temukan Planet Baru Seukuran Bumi

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 16 2281957 peneliti-temukan-planet-baru-seukuran-bumi-9xGh8IzbP9.jpg Planet baru seukuran Bumi bernama Pi Earth. (Foto: Phys)

SEKELOMPOK peneliti dari Massachusetts Institute of Technology menemukan planet baru seukuran Bumi. Planet ini diberi nama "Pi Earth" yang menggambarkan kolaborasi antara astronomi dan matematika. Planet itu diketahui mengorbit bintang selama 3,14 hari Bumi. Angka tersebut serupa dengan satuan konstanta universal dalam matematika – Pi (π = 3,14).

Pi Earth ditemukan dari data misi K2 NASA Kepler Space Telescope yang diambil pada 2017. Arsip data itu kembali diolah oleh Tim SPECULOSS atau akronim dari The Search for habitable Planets EClipsing ULtra-cOOl Stars. Tim ini bertugas meneliti planet mirip Bumi itu menggunakan beberapa jaringan teleskop 1 meter yang ada di Gurun Atacama, Cile.

"Kami sekarang tahu bahwa kami dapat menambang dan mengekstrak planet dari data arsip, dan semoga tidak akan ada planet yang tertinggal, terutama yang sangat penting yang memiliki dampak tinggi," ucap Julien de Wit, asisten profesor di EAPS (Earth, Atmospheric, and Planetary Sciences), serta anggota Institut Kavli untuk Penelitian Astrofisika dan Luar Angkasa MIT, sebagaimana dikutip dari Phys, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Tabrakan Bintang Neutron Awal Terciptanya Emas di Bumi? 

Dari penelitian, tim menduga planet itu terletak pada radius 0,95 dari Bumi. Jarak itulah yang membuatnya seukuran dengan Bumi dan diduga terestrial. Meski sayangnya peneliti meyakini planet tersebut tidak layak dihuni. Pasalnya suhu dari Pi Earth terlampau panas akibat jaraknya saat mengorbit bintang terlalu sempit.

Pi Earth diketahui mengorbit sebuah bintang dingin bermasa rendah dengan kecepatan 81 kilometer per detik. Bintang itu memiliki ukuran seperlima matahari dan mampu memanaskan permukaan Pi Earth pada orbit sempit hingga 450 kelvin atau setara 176.85 derajat Celsius. Menariknya, suhu itu sempurna untuk memanggang pai yang sebenarnya.

Meski demikian, seorang mahasiswa pascasarjana di EAPS MIT bernama Prajwal Naraula –yang juga penulis utama makalah penelitian– mengatakan bahwa hal tersebut dapat menjadi kandidat menarik untuk penelitian atmosfer menggunakan James Webb Space Telescope (JWST). Kemudian saat ini peneliti juga sedang memeriksa kumpulan data lain, salah satunya misi TESS NASA untuk menyari planet mirip Bumi lainnya.

Baca juga: Masuki Siklus Baru, Matahari Jadi Lebih "Tenang" 

"Akan ada lebih banyak planet yang menarik di masa depan, tepat pada waktunya untuk JWST, teleskop yang dirancang untuk menyelidiki atmosfer dunia asing ini. Dengan algoritma yang lebih baik, semoga suatu hari nanti kita bisa mencari planet yang lebih kecil, bahkan sekecil Mars," ucap Niraula.

Sementara itu saat ini hasil penelitian telah dipublikasikan dalam The Astronomical Journal, melalui makalah berjudul "π Earth: Planet Seukuran Bumi 3,14 Hari dari Dapur K2 yang Disajikan Hangat oleh Tim SPECULOOS" pada Senin 21 September 2020.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini