Peneliti Gunakan Teknologi AI untuk Baca Pikiran Seseorang

Tasya Chrismonita, Jurnalis · Rabu 23 September 2020 01:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 16 2282106 peneliti-gunakan-teknologi-ai-untuk-baca-pikiran-seseorang-d3BEjxrqOI.jpg Ilustrasi artificial intelligence (AI) bisa membaca pikiran seseorang. (Foto: Mic)

SEBUAH tim peneliti dari Universitas Helsinki telah menciptakan brain-computer interface atau antarmuka otak-komputer baru yang dapat membaca pikiran seseorang. Kemudian diungkapkan melalui gambar berdasarkan apa yang dipikirkan individu tersebut.

Sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang baru akan mampu mengahasilkan gambar umum wajah sesuai karakteristik yang dipikirkan seseorang.

Baca juga: Teknologi AI Bantu Cegah Kasus Pelecehan terhadap Perempuan 

Sebelumnya, brain-computer interface telah dikembangkan dalam mengeja kata atau menggerakkan kursor pada layar hanya dengan menggunakan pikiran manusia. Kemajuan masa depan dalam bidang ini dinilai dapat meningkatkan kualitas hidup mereka yang menderita kekurangan tertentu.

Melansir IFL Science, Rabu (23/9/2020), AI yang dengan sempurna menafsirkan dan menyiarkan pikiran seseorang akan memulihkan kemampuan untuk berkomunikasi. Tim merekrut 31 peserta yang diperlihatkan serangkaian gambar wajah manusia sambil merekam aktivitas listrik otak mereka.

Baca juga: Teknologi Sensor dan AI Bantu Rawat Orangtua di Jepang 

Mereka kemudian diminta fokus pada ciri-ciri tertentu, seperti wajah tersenyum atau wajah lansia, sementara elektroensefalogram (EEG) mereka dimasukkan ke jaringan saraf. Kemudian komputer akan bekerja mengenali pola aktivitas tertentu yang terjadi setiap kali seseorang melihat wajah yang cocok dengan yang mereka cari dan menggunakan data untuk membentuk jenis wajah.

Antarmuka mampu menghasilkan citra wajah baru yang mengandung karakteristik relevan, dengan tingkat keberhasilan 83 persen. Selain itu juga dapat membantu mereka yang memiliki masalah komunikasi. Para peneliti mengatakan bahwa teknologi ini suatu hari nanti juga dapat digunakan untuk membantu membuat kreativitas orang menjadi mengalir.

Penulis studi Tuukka Ruotsalo menjelaskan bahwa alat ini dapat membantu Anda ketika kesulitan dalam mengilustrasikan sesuatu dan komputer akan membantu tujuan yang maksud.

Meskipun teknologi tersebut masih tahap awal dan hanya dapat membedakan konsep luas dalam pikiran seseorang, seperti usia, warna, serta ekspresi wajah, peneliti mengatakan bahwa pekerjaan mereka penting karena telah membuktikan bahwa komputer dapat dilatih untuk membaca pemikiran subjektif berdasarkan EEG.

Baca juga: Gunakan AI, Ilmuwan Berhasil Temukan Antibiotik Baru 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini