Dukung Softskill, 1.000 Pendidik Dapat Program "Guru Digital"

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Kamis 24 September 2020 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 16 2282794 dukung-softskill-1-000-pendidik-dapat-program-guru-digital-NtKJguv7P6.jpg Ilustrasi guru digital. (Foto: Dok Okezone/Bramantyo)

JAKARTA – YCAB Foundation memperkenalkan program “Guru Digital”. Ini merupakan hasil kerja sama dengan Garena –advokat dan penyedia platform esport di Asia Tenggara– untuk mendukung softskill guru di era Industri 4.0. Program ini berfokus pada kemampuan digital, seperti pemrograman dan pengembangan diri di abad 21.

"Kita mau kick-off program untuk guru, karena gurunya sendiri perlu meningkatkan pengetahuan teknis digital untuk mengajarkan dengan benar. Sementara itu muridnya memerlukan fondasi 21st century skills. Tidak hanya muridnya, guru juga harus bisa kreatif, berkolaborasi, dan berpikir kritis," ucap Veronica Colondam, CEO sekaligus founder dari YCAB Foundation, dalam konferensi pers, Rabu 23 September 2020.

Baca juga: Peneliti Gunakan Teknologi AI untuk Baca Pikiran Seseorang 

Sesuai dengan itu, mereka menyatakan bahwa program tersebut akan menyasar 1.000 guru Indonesia. Ini akan dilakukan di lima provinsi yang meliputi DKI Jakarta, Bali, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pelatihan dilakukan secara daring selama periode Agustus 2020 hingga Juli 2021.

Setiap kelas pelatihan nantinya berlangsung selama empat hari. Ini akan meliputi sesi tanya-jawab, dikusi kelompok, dan kuis. Ada pula mini workshop dan sesi pendampingan bersama trainer. Kemudian jika telah mengikuti program, setiap guru yang terlibat akan diminta membuat rencana belajar kelas interaktif.

Program ini pada dasarnya tidak hanya menyasar kemampuan guru atau pendidik, namun juga murid. Harapannya, hasil pelatihan dapat diwariskan kepada lebih dari 100.000 murid di Indonesia untuk meningkatkan kemampuan dasar coding, pemrograman, dan keterampilan abad ke-21. Adapun untuk itu, sepuluh siswa terbaik akan menerima program beasiswa pemrograman di Hacktiv8.

Baca juga: Google Doodle Tampilkan Seniman Betawi Benyamin Sueb 

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio juga menyambut baik program ini.

"Program ini dapat menjadi bukti industri kreatif dapat memberikan kontribusi ke sektor lain, dan dalam hal ini sektor pendidikan," ucapnya.

Kemudian musisi asal Brasil dan orang dibalik karakter game Free Fire, DJ Alok, juga turut serta membantu program ini. Bersama Garena, ia mendonasikan hasil penjualan karakter dirinya dalam game Free Fire kepada YCAB Foundation.

Baca juga: Cara Mudah Cek IMEI Ponsel Anda Resmi atau Ilegal 

"Dalam hidup, saya selalu menggunakan pengaruh, energi, dan uang saya untuk mencoba memberikan lebih banyak kebaikan dan harapan kepada seluruh orang di dunia,” ucapnya dalam penyataan video.

"Saya sangat senang dapat membantu YCAB Foundation yang telah melakukan pekerjaan luar biasa," pungkasnya.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Kerusakan Parah 2 Gletser Utama di Antartika 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini