Astronom Ungkap Bayangan Black Hole di Galaksi M87 Bisa Berubah

Tasya Chrismonita, Jurnalis · Kamis 24 September 2020 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 16 2282917 astronom-ungkap-bayangan-black-hole-di-galaksi-m87-bisa-berubah-31OtC8eAQF.jpg Black hole di Pusat Galaksi M87. (Foto: IFL Science)

PARA astronom peneliti menyampaikan penemuan baru tentang bagaimana bayangan dari Powehi atau M87, black hole supermasif di Pusat Galaksi Messier 87 atau M87, dapat berubah. Peneliti menganalisis data yang dikumpulkan berdasarkan sebuah gambar yang menunjukkan bayangan tersebut berada dalam bentuk bulan sabit untuk sementara waktu dan bergoyang. Penemuan ini dilaporkan dalam The Astrophysical Journal.

Dikutip dari IFL Science, Kamis (24/9/2020), Maciek Wielgus dari Pusat Astrofisika Harvard and Smithsonian mengatakan bahwa tahun lalu penulis melihat gambar bayangan di black hole pertama dalam sejarah tersebut.

Baca juga: Ini Partikel Terkecil di Dunia seperti Dijelaskan Alquran dan Sains 

Bayangan itu terdiri dari bulan sabit cerah yang dibentuk oleh plasma panas yang berputar-putar di sekitar M87. Lalu bagian tengahnya gelap, diperkirakan sebagai cakrawala peristiwa black hole tersebut.

Tetapi hasil itu hanya didasarkan pada pengamatan yang dilakukan selama satu minggu pada April 2017. Dari hasil tersebut peneliti bertanya-tanya apakah morfologi seperti bulan sabit itu konsisten dengan data arisp? Apakah data arsip menunjukkan ukuran dan orientasi bulan sabit yang sama?

Para peneliti harus membuat Teleskop Peristiwa Horizon untuk dapat menggambarkan cakrawala peristiwa black hole yang terletak 53,5 juta tahun cahaya. Data dari observasi antara tahun 2009 hingga 2013 tidak cukup baik untuk membuat citra black hole.

Tetapi terdapat cukup data untuk membuat model yang dapat dibandingkan dengan yang terlihat pada tahun 2017 atau saat pengamatan untuk citra pertama tersebut dilakukan. Model-model itu menunjukkan bahwa bulan sabit cerah sudah ada di sana dan merupakan fitur tetap yang mengelilingi lubang hitam.

Baca juga: Sering Lihat Monitor? Ikuti Tips Ini Supaya Mata Tidak Mudah Lelah 

Namun, mereka juga menemukan bahwa bulan sabit bergerak atau bergoyang di antara pengamatan yang berarti berubah seiring waktu, bahkan dalam hitungan hari. Artinya, para peneliti bisa melihat sekilas struktur aliran akresi yang begitu dekat dengan horizon, meski dalam kondisi gravitasi ekstrem.

Tim juga melakukan observasi pada 2018 yang saat ini sedang dianalisis. Pengamatan baru juga direncanakan untuk tahun depan, para peneliti berharap akan mendapat lebih banyak data dan bahkan berpotensi tidak hanya gambar baru M87 tetapi juga video tentang perubahannya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini