Unik, Peneliti Ubah Gambar Galaksi Bima Sakti Jadi Alunan Melodi

Tasya Chrismonita, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 16 2283604 unik-peneliti-ubah-gambar-galaksi-bima-sakti-jadi-alunan-melodi-nBBoMkfKM5.jpg Gambar Galaksi Bima Sakti diubah jadi alunan melodi. (Foto: NASA/CXC/SAO/K/IFL Science)

GAMBAR terkenal dari Galaksi Bima Sakti diubah menjadi melodi berkat proses yang disebut sonifikasi. Proses ini menggunakan data dari Observatorium Sinar-X Chandra NASA, Teleskop Luar Angkasa Hubble, dan Teleskop Luar Angkasa Spitzer. Setelah melakukan pengamatan, kemudian suara yang ditetapkan disesuaikan dengan posisi serta kecerahan sumber saat melodi menjangkau gambar.

Dalam sonifikasi pusat Galaksi Bima Sakti, sebuah wilayah yang berjarak 26.000 tahun cahaya, data dari observatorium menciptakan tontonan visual berupa cahaya terang dan awan berapi. Sonifikasi pun mengikuti pola yang serupa. Demikian dikutip dari IFL Science, Jumat (25/9/2020).

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Air Membentuk Sel-Sel Makhluk Hidup 

Teleskop Spitzer difokuskan pada awan gas debu di pusat Galaksi Bima Sakti dan sekitarnya. Sementara Teleskop Hubble menangkap ribuan bintang terang. Kemudian Observatorium Sinar-X Chandra menghadirkan peristiwa paling energik, sisa-sisa ledakan bintang serta bagian tengahnya, Sagitarius A, black hole supermasif di inti galaksi Bumi.

Selain itu, tim juga membuat sonifikasi pemandangan terkenal lainnya, termasuk "Pillars of Creation". Gambar spektakuler Hubble menampilkan struktur mirip hari dari gas antarbintang di Nebula Elang (M16) yang terkikis oleh bintang yang mereka bentuk.

Sumber terakhir untuk mendapatkan penanganan suara adalah sisa supernova Cassiopeia A yang terletak 11.000 tahun cahaya. Sonifikasi di sini sedikit berbeda, bunyi melodi tersebut terkait data berenergi tinggi dan pendeteksian empat elemen dari sisa supernova yang memiliki kelimpahan.

Baca juga: Galaxy S20 FE Dirilis Jadi Pesaing iPhone 11 Pro, Ini Spesifikasinya 

Bergerak dari pusat awan ke empat arah, melodi melacak keberadaan silikon (merah), belerang (kuning), kalsium (hijau), dan besi (ungu). Semakin banyak, semakin keras suaranya.

Sonifikasi Pusat Galaksi, Cas A, dan M16 ini dipimpin oleh Chandra X-ray Center (CXC) sebagai bagian dari program Universe of Learning (UoL) NASA.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini