WhatsApp Telanjur Dibajak, Ini yang Perlu Anda Lakukan

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 27 September 2020 02:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 16 2284216 whatsapp-telanjur-dibajak-ini-yang-perlu-anda-lakukan-GmJvisC6hN.jpg Ilustrasi WhatsApp. (Foto: Unsplash)

TANGERANG – Setiap pengguna WhatsApp tentu ingin agar informasi pribadi maupun akses terhadap aplikasi sepenuhnya tidak diambil oleh orang yang tidak dikenal. Apabila akun WhatsApp sudah dibajak atau diretas pelaku kejahatan cyber, maka pemilik akun perlu mewaspadai adanya penyalahgunaan akun.

Apa yang perlu dilakukan apabila akun WhatsApp sudah telanjur dibajak oleh orang lain? Menurut pakar keamanan sekaligus chairman lembaga riset siber Indonesia Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha, ada hal yang masih dapat pengguna lakukan.

Baca juga: 3 Cara Menjaga Akun WhatsApp dari Peretasan 

"Bila sudah telanjur WA diambil pelaku kejahatan dan kita belum mengaktifkan two step verification, maka yang bisa dilakukan adalah melapor ke WA Center, meminta pemblokiran WA. Tunggu 7 hari bila tidak bisa, maka dalam 30 hari WA dengan nomor tersebut akan hangus. Setelah itu kita mendaftar kembali ke WA, namun semua grup sudah hilang," jelas Pratama kepada Okezone, Sabtu 26 September 2020.

Ia mengatakan, langkah untuk mengamankan WhatsApp adalah dengan mengaktifkan two step verification atau verifikasi dua langkah di bagian setting.

"Langkah ini sangat penting untuk mencegah orang mengambil alih WA (WhatsApp) kita. Biasanya kita mudah menjadi korban saat pelaku melakukan social engineering, seperti mengaku ada 6 digit yang dibutuhkannya masuk ke nomor kita, padahal itu adalah nomor untuk aktivasi WA di ponsel lain," terangnya.

Baca juga: Waspada Peretasan Akun WhatsApp, Pelaku Gondol Rp3,5 Juta 

Ia mengatakan, jika langkah ini tidak dilakukan, maka pelaku bisa langsung masuk ke akun WhatsApp. "Setelah masuk, para pelaku biasanya langsung mengaktifkan verifikasi dua langkah dan mengubah email, sehingga saat kita mau masuk lagi gagal," ungkapnya.

Hal ini memerlukan edukasi, biasanya pelaku menyamar sebagai orang yang dikenal dengan akun palsu. Lalu ia meminta 6 digit angka kepada korban dengan berbagai alasan.

Pratama menyarankan agar jangan pernah memberikan 6 digit angka SMS yang masuk ke ponsel kepada orang lain.

Baca juga: 5 Cara Ketahui WhatsApp Anda Diblokir Seseorang 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini