Ikuti Langkah Ini Supaya Ponsel Anda Aman dari Peretasan

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Minggu 27 September 2020 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 16 2284258 ikuti-langkah-ini-supaya-ponsel-anda-aman-dari-peretasan-trKQKfGlE9.jpg Ilustrasi ponsel. (Foto: Freestocks/Unsplash)

BEBERAPA waktu belakangan peretasan ponsel (smartphone) masih saja terjadi. Terbaru adalah kasus peretasan akun WhatsApp dengan modus penipuan meminta uang. Peretas coba mengakses akun WhatsApp korbannya dan menjalankan trik agar mendapat kode One-Time Password (OTP) yang dikirim WhatsApp via SMS.

Hal ini tentu harus menjadi perhatian untuk diantisipasi. Pasalnya di dalam smartphone itu terdapat banyak data penting.

Baca juga: Serangan Ransomware Sasar Rumah Sakit Bahayakan Nyawa Pasien 

Selain itu, beberapa kejadian lain mungkin bisa terjadi dengan perangkat Anda. Seperti ponsel hilang atau dicuri. Bahkan kemungkinan adanya peretasan dari halaman internet yang dikunjungi.

Nah, untuk mencegah hal-hal tersebut perlu dilakukan langkah antisipasi. Berikut ini Okezone paparkan tips untuk menjaga perangkat Anda seaman mungkin, seperti dilansir dari Digital Unite, Minggu (27/9/2020).

1. Gunakan kunci kartu SIM

Kunci layar sangat membantu tetapi tidak akan menghentikan seseorang mengeluarkan kartu SIM dari ponsel dan menggunakannya di perangkat lain. Guna mencegah hal ini terjadi, atur kunci kartu SIM dalam bentuk nomor PIN yang perlu dimasukkan ketika telepon dihidupkan untuk menghubungkan ke jaringan.

2. Gunakan kunci layar

Banyak ponsel baru menawarkan kunci pola, bentuk atau pola yang dipersonalisasi yang digambar di layar untuk memberikan akses. Pastikan layar dibersihkan secara teratur. Jika ponsel Anda dicuri atau hilang, jejak jari apa pun terkadang dapat dilihat dan diakses di layar.

Bisa juga dengan kunci layar menggunakan kode PIN. Kata sandi atau PIN bisa jadi sulit dipecahkan, tetapi mudah diingat oleh Anda.

Anda dapat menggunakan pelacakan jarak jauh jika kehilangan ponsel. Di Android disebut 'Find my Device' dan di Apple iPhone disebut 'Find my iPhone'. Dari sini, Anda dapat menonaktifkan ponsel dari jarak jauh jika diperlukan.

Baca juga: Hati-Hati, Pembobolan Data Perbankan Bisa Hanya Lewat SMS 

3. Perlindungan nirkabel

Selalu matikan koneksi nirkabel ketika sedang tidak digunakan. Ini memastikan bahwa orang tidak dapat terhubung ke perangkat tanpa sepengetahuan Anda. Anda juga perlu memeriksa pengaturan keamanan jaringan ponsel, karena mungkin dikonfigurasikan untuk secara otomatis terhubung ke jaringan ketika dalam jangkauan tanpa Anda sadari.

Pastikan router nirkabel yang diakses di rumah dilindungi oleh kode sandi. Jika menggunakan hotspot, berhati-hatilah terhadap koneksi jahat hacker yang sangat mirip hotspot yang sah dari perusahaan besar.

4. Lindungi data sensitif

Meskipun entri PIN dan kunci kata sandi sangat membantu, smartphone secara efektif adalah komputer mini dengan penyimpanan yang mudah dilepas. Jauh terlalu mudah untuk mengambil data hanya dengan menancapkannya ke komputer atau mengeluarkan kartu microSD.

Sangat penting untuk melindungi data sensitif yang disimpan ke penyimpanan internal. Tersedia perangkat lunak yang dapat mengenkripsi file atau folder sehingga kode harus dimasukkan sebelum file dapat dilihat atau disalin.

Baca juga: Ancaman Serius Mengintai Ponsel dengan Chip Qualcomm? 

Banyak dari perangkat lunak ini yang dapat diunduh dan digunakan secara gratis dan dapat bekerja secara efektif dengan telepon Anda untuk memberikan perlindungan otomatis. Contoh dari perangkat lunak tersebut adalah AutoKrypt tetapi lakukan 'berbelanja' untuk menemukan solusi yang tepat untuk pengaturan Anda.

Selalu cadangkan data Anda, untuk iPhone harus mencadangkan data di iCloud. Anda juga dapat menyimpan data di Dropbox atau OneDrive.

Baca juga: 5 Tips Membuat Kata Sandi agar Tak Mudah Dibajak 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini