Deteksi Ranjau Darat, Tikus Raksasa Ini Dapat Penghargaan Pahlawan Hewan

Hantoro, Jurnalis · Minggu 27 September 2020 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 16 2284267 deteksi-ranjau-darat-tikus-raksasa-ini-dapat-penghargaan-pahlawan-hewan-EYatd5tXN9.png HeroRAT Magawa. (Foto: PDSA/Fox News)

SEEKOR tikus kantong raksasa Afrika bernama Magawa dianugerahi penghargaan atas kerjanya mendeteksi ranjau darat di Kamboja. Tikus itu mendapat medali emas dari Badan Amal Kedokteran Hewan Internasional.

Badan amal Inggris Raya, PDSA, menunjuk Magawa sebagai penerima medali emas tahun ini karena pengabdian menyelamatkan hidup dalam pembersihan ranjau darat yang mematikan di Kamboja.

Baca juga: Studi: Beri Makan Kucing Cukup Sekali Sehari 

Hewan pengerat berusia 7 tahun itu jauh lebih besar dibanding tikus peliharaan rata-rata. Namun Magawa masih cukup ringan untuk berjalan di ranjau darat tanpa membuatnya mati.

Apopo, nirlaba Belgia di Tanzania, melatih Magawa untuk mengendus ranjau darat.

"Sangat aman bagi HeroRAT seperti Magawa untuk mendeteksi ranjau darat. Mereka hewan yang sangat cerdas sehingga mudah dilatih. Magawa memulai pelatihan sejak usia muda setelah dibesarkan oleh Apopo untuk tujuan ini," ungkap pihak PDSA, seperti dikutip dari Fox News, Minggu (27/9/2020).

Baca juga: Ratusan Ribu Burung Mati Mendadak di Meksiko 

Hingga kini Magawa telah menemukan 39 ranjau darat dan 28 senjata yang belum meledak. Itu membuatnya sebagai HeroRats APOP yang paling sukses.

Diperkirakan ada 6 juta ranjau darat di Kamboja, demikian menurut BBC. Mereka juga melaporkan bahwa prasasti di medali emas Magawa bertuliskan, "Untuk keberanian hewan atau pengabdian pada tugas."

Sebelum Magawa, 30 penghargaan pahlawan hewan diberikan kepada sejumlah anjing.

"Menerima medali ini benar-benar suatu kehormatan bagi kami," kata kepala eksekutif Apopo Christophe Cox kepada BBC.

"Tapi juga besar bagi orang-orang di Kamboja dan semua orang di seluruh dunia yang menderita ranjau darat," tambahnya.

Baca juga: Peneliti Temukan Spesies Baru Laba-Laba dengan Organ Reproduksi Berbeda 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini