Sidang Apple vs Epic Games, Hakim Minta Dihadirkan Juri

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 16 2286038 sidang-apple-vs-epic-games-hakim-minta-dihadirkan-juri-o1AJFLR3tH.jpg Ilustrasi Apple versus Epic Games. (Foto: News Break)

APPLE dan Epic Games pada hari Senin kemarin menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Distrik Utara California, Amerika Serikat. Persidangan kembali membahas pengembalian game Fortnite ke platform App Store serta permasalahan antitrust dari kedua belah pihak.

Pada akhir persidangan Hakim Yvonne Gonzalez Rogers memberikan saran untuk menghadirkan juri di sidang selanjutnya. Menurut dia, sekalipun hakim mampu menangani kasus tersebut, akan lebih baik untuk mempertimbangkan kasus dari sudut pandang orang awam.

Baca juga: Pengembang Game Fortnite Sebut Apple Lakukan MonopoliĀ 

"Itu adalah kasus penting di Undang-Undang Antitrust. Cukup penting untuk memahami apa yang orang pikirkan secara nyata. Apakah masalah keamanan ini menyangkut orang atau tidak?" ucap Hakim Rogers, dikutip dari Apple Insider, Rabu (30/9/2020).

Melalui ajuan itu, indikasi awal menunjukkan Apple setuju keputusan persidangan diambil oleh juri. Sedangkan Epic Games menunjukkan tidak setuju akan gagasan tersebut. Namun, kedua belah pihak akhirnya sepakat sepenuhnya keputusan diambil oleh hakim dan persidangan akan dilaksanakan lagi sekira Juli 2021.

Baca juga: Game Fortnite Save the World Akan Dihapus dari MacOSĀ 

Sementara itu, sidang ini bermula pada 13 Agustus lalu terkait opsi pembayaran game Fortnite. Pilihan tersebut dianggap melanggar kebijakan aplikasi Apple hingga akhirnya game Fortnite dihapus dari platform App Store. Epic Games kemudian membalas dengan mengajukan gugatan ke pengadilan.

Menanggapi gugatan, masalah ini semakin besar setelah pada akhirnya Apple mengambil tindakan akan menghapus akun Epic Games. Dengan itu sistem Unreal Engine Epic Games juga turut terancam. Sistem tersebut tidak hanya menjadi penyokong game Epic, namun juga dari pengembang lain.

Dari persidangan pertama yang dilakukan pada 24 Agustus, pengadilan setuju membantu Epic Games mempertahankan Unreal Engine mereka. Namun itu tidak berlaku untuk game Fortnite yang dianggap telah melanggar aturan dan kontrak.

Perseteruan ini pun semakin besar dengan saling tuduh dan menyeret pada permasalahan monopoli serta antitrust.

Baca juga: Pengguna iOS Kehilangan Akses Apple ID untuk FortniteĀ 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini