Di China, Ada Suara "Minta Tolong" di Kuburan Sepeda

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 16 2286104 di-china-ada-suara-minta-tolong-di-kuburan-sepeda-NcVqXsDEqN.jpg (Foto: Business Insider)

Peperangan bisnis bike-sharing yang ketat di China membuat banyak sepeda tidak lagi digunakan. Sepeda yang nganggur itu berada di “bike graveyards” atau "kuburan sepeda" di China.

Beberapa dari sepeda itu tampaknya menunjukkan bahwa mereka belum "mati". Dilansir Scmp, di Changsha, ibu kota provinsi Hunan tengah China, penduduk di dekat lokasi konstruksi terbengkalai yang penuh dengan sepeda mengatakan mereka terus mendengar teriakan minta tolong, menurut media China.

Bukan manusia yang meminta tolong, namun sepeda memang dirancang untuk dapat bersuara, memanggil keluar melalui speaker yang terpasang saat terbalik. “Sepeda kecil berwarna kuning jatuh. Tolong cepat dan bantu aku!," suara itu berulang kali diucapkan dengan suara wanita seperti yang terdengar dalam video yang dibagikan di media sosial.

Sepeda tersebut tampaknya milik Ofo, yang menggunakan warna kuning untuk membedakannya dari perusahaan berbagi sepeda pesaing. Dalam video dari Tencent News yang beredar luas di Weibo, seorang warga mengatakan bahwa pesan tersebut berlangsung sepanjang hari dan malam.

Sepeda sangat berisik sehingga pria itu sulit tidur, katanya. Beberapa penduduk terdekat juga menganggap seruan berulang kali untuk meminta bantuan itu menyeramkan.

Video tersebut mencatat bahwa komunitas perumahan setempat sedang menyelidiki masalah ini. Ofo tidak menanggapi permintaan komentar.

 Peperangan bisnis bike-sharing yang ketat di China membuat banyak sepeda tidak lagi digunakan.

Baca juga: Fenomena Suara Aneh 'Hum' Terjadi Pertama Kali pada 1960

Pesan suara tersebut dirancang untuk mengingatkan pengguna agar menjaga sepeda tetap tegak saat parkir. Fitur tersebut kabarnya tidak hanya dimiliki oleh sepeda Ofo, namun suara yang dikeluarkan dinilai unik. Orang-orang pada awalnya terkejut dengan nada seruan minta tolong yang mirip manusia.

Beberapa pengguna media sosial yang membagikan video tersebut mengatakan mereka menganggap insiden itu lucu, tetapi yang lain mengatakan itu seperti hidup dalam episode Black Mirror, serial TV sci-fi distopia dari Inggris.

Ofo adalah salah satu korban paling terkenal dari perang berbagi sepeda yang kejam di China. Kabarnya, ada lusinan perusahaan baru menjejali kota-kota di China dengan sepeda warna-warni sambil bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar.

Sejak gelembung mulai pecah pada 2018, Ofo telah berjuang untuk mengembalikan simpanan kepada pengguna. Ofo juga telah mencari cara unik untuk meringankan beban keuangannya.

Aplikasi Ofo, yang dulu digunakan untuk mencari dan menyewa sepeda, kini menjadi aplikasi belanja yang menawarkan berbagai produk seperti elektronik, makanan ringan, dan pakaian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini