Keahlian Burung saat Terbang Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 07:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 16 2287139 keahlian-burung-saat-terbang-dijelaskan-dalam-alquran-dan-sains-6Q35vTsNUj.jpg Burung terbang. (Foto: Karl Anderson/Unsplash)

BERBAGAI keahlian terbang dimiliki setiap burung. Berkat kemampuan ini, mereka bisa tetap melayang di angkasa meski keadaan cuaca sedang kurang baik. Hal ini salah satunya berkat perilaku terbang dengan cara memanfaatkan angin.

Terkait keahlian burung saat terbang ini merupakan salah satu dari sekian banyak tanda kebesaran yang diberikan Allah Subhanahu wa ta'ala. Demikian dikutip dari buku 'Alquran vs Sains Modern Menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dan kawan-kawan.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Gunung Tidak Diam, Bergerak seperti Awan 

"Tidakkah mereka memerhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman," isi Surah An-Nahl Ayat 79.

Kemudian pada ayat lain Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman mengenai burung yang terbang di udara. "Dan apakah mereka tidak memerhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu," bunyi Surah Al-Mulk Ayat 19.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Gunung Berperan dalam Proses Terjadinya Hujan 

Dalam bahasa Arab, kata "amsaka" secara harfiah berarti "menempatkan sesuatu di tangan, merebut, memegang, atau menahan". Maknanya ialah Allah Azza wa jalla yang memegang burung dengan kekuasaan-Nya.

Tingkat kesempurnaan yang dicapai beberapa spesies burung menurut data ilmiah modern menunjukkan perilaku terbang dengan bermigrasi secara terorganisasi. Proses migrasi ini merupakan perjalanan panjang yang dilakukan oleh jenis burung-burung muda.

Dalam buku 'Power dan Fragility' karya Profesor Hamburger, diberikan contoh satu spesies burung jenis 'Mutton Bird' di Laut Pasifik yang mampu menempuh perjalanan lebih dari 15 ribu mil.

Burung itu juga membentuk pola angka '8' saat melakukan perjalanan. Waktu perjalanan menghabiskan waktu sekira enam bulan.

Baca juga: Ini Tanda Fisik Kiamat Menurut Penjelasan Alquran dan Sains 

Dalam penciptaannya, burung telah terprogram sempurna. Jenis burung yang diciptakan dan terprogram sempurna ialah burung alap-alap yang terkenal di Eropa, Asia, dan Afrika.

Burung ini memiliki kemampuan khusus dengan menjaga kepalanya tetap diam sempurna di udara saat menerjang angin. Sehingga, burung tersebut memiliki keunggulan penglihatan yang tajam, meskipun tubuhnya bergoyang karena angin.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Fenomena Gelombang Laut Dalam 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini