Cara Mengamankan Akun WhatsApp agar Tidak Dibajak

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 16 2287452 cara-mengamankan-akun-whatsapp-agar-tidak-dibajak-VQgEqIXHP6.jpg (Foto: Dok. Okezone)

TANGERANG – Aksi pembajakan akun WhatsApp beberapa waktu belakangan ini tampaknya semakin gencar. Pelaku bisa menggunakan berbagai trik untuk memperoleh informasi kode One Time Password (OTP) dari ponsel pengguna.

Ketika pelaku berhasil merebut kendali akun WhatsApp, ia bisa menipu banyak daftar kontak untuk mendapatkan uang. Bila sudah menjadi korban, ada kemungkinan pelaku akan mencoba lagi membajak akun WhatsApp korban.

Pakar keamanan sekaligus chairman lembaga riset siber Indonesia Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha mengungkap cara yang bisa dilakukan untuk mengamankan akun WhatsApp dari pelaku pembajakan.

Langkah ini bisa ditempuh sebelum kejadian pembajakan, yakni mengaktifkan fitur two step verification di bagian setting. "Langkah ini sangat penting untuk mencegah orang mengambil alih WA (WhatsApp) kita," kata Pratama kepada Okezone.

Menurutnya, pengguna bisa dengan mudah menjadi korban saat pelaku melakukan social engineering, seperti mengaku ada 6 digit yang dibutuhkannya masuk ke nomor ponsel, padahal itu adalah nomor untuk aktivasi WA di ponsel lain.

Bila langkah (two step verification) tidak dilakukan, maka pelaku bisa langsung masuk ke akun WhatsApp. "Setelah masuk, para pelaku biasanya langsung mengaktifkan verifikasi dua langkah dan mengubah email, sehingga saat kita mau masuk lagi gagal," terangnya.

 Pelaku bisa menggunakan berbagai trik untuk memperoleh informasi kode One Time Password (OTP) dari ponsel pengguna.

Baca juga: Smartphone Sering Alami Hang? Perhatikan 5 Hal Ini

Hal ini memerlukan edukasi, biasanya pelaku menyamar sebagai orang yang dikenal dengan akun palsu. Lalu ia meminta 6 digit angka kepada korban dengan berbagai alasan.

Pratama menyarankan agar jangan pernah memberikan 6 digit angka SMS yang masuk ke ponsel kepada orang lain.

Bila akun WhatsApp telanjur diretas, apakah ini akan membahayakan akun mobile banking milik pengguna? Menurut Pratama, WA yang dibajak tidak membuat HP menjadi "zombie" bagi pelaku.

"Karena pelaku hanya mengambil kontrol akun WA kita, bukan smartphone. Artinya juga tidak membahayakan akun mobile maupun internet banking kita. Namun bila verifikasi akun marketplace menggunakan WA, hal tersebut bisa membahayakan akun marketplace kita," tuturnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini