iOS 14 Disebut Sebabkan Baterai Boros, Ini Saran dari Apple

Hantoro, Jurnalis · Sabtu 03 Oktober 2020 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 03 16 2287854 ios-14-disebut-sebabkan-baterai-boros-ini-saran-dari-apple-OP79ylY2y2.jpg Ilustrasi baterai iPhone boros. (Foto: Vjeran Pavic/The Verge)

PEMBARUAN sistem operasi sering kali mengalami gangguan yang tidak diinginkan. Tampaknya inilah yang terjadi pada iOS 14 dan watchOS 7 dari Apple.

Ada keluhan selama beberapa hari terakhir bahwa beberapa orang yang telah memperbarui perangkatnya menemukan berbagai masalah, termasuk data kebugaran yang hilang, aplikasi kesehatan yang menolak dibuka, laporan data yang disimpan tidak akurat, serta baterai iPhone dan Apple Watche yang menjadi boros atau cepat habis.

Baca juga: Apple Akan Sediakan Siri Berbahasa Indonesia 

Menyikapi masalah-maslah ini, pihak Apple pun coba memberikan penyelesaian melalui sebuah unggahan.

"Ketika kami memeriksa Twitter, ada beberapa pesan yang mengganggu dari pengguna yang baterainya kehilangan daya terlalu cepat. Misalnya, salah satu pengguna men-tweet, 'Borosnya baterai tidak bisa dipercaya. Dari 90 persen menjadi 3 persen dalam satu jam.' Kebanyakan orang tidak mengalami masalah baterai yang hampir sama parahnya, tetapi ini menunjukkan tingkat masalah yang dihadapi beberapa orang," ungkap pihak Apple, seperti dikutip dari The Verge, Sabtu (3/10/2020).

Apple. (Foto: Drew Willson/Unsplash)

Apple telah mengeluarkan satu pembaruan perbaikan bug (14.0.1), tetapi tidak ada dari masalah ini yang menjadi bagian dari perbaikan itu. Sebaliknya, Apple pun memberikan saran jika Anda mengalami "dua atau lebih" masalah tersebut.

Baca juga: Facebook Ingin iOS Bisa Ubah Aplikasi Pesan Default 

Di antaranya, cadangkan data iPhone dan Apple Watch Anda ke iCloud, hapus semua konten dari iPhone, kemudian pulihkan iPhone dan Apple Watch dari cadangan.

Namun sayangnya, sepertinya tidak ada cara untuk memulihkan peta rute olahraga yang hilang, tingkat suara lingkungan, atau data lainnya. Apple hanya menyarankan pengguna yang terkena dampak tersebut mengikuti instruksinya untuk mencegah kehilangan data di masa mendatang.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini