Ditemukan 6 "Lebah Pembunuh" di Amerika, Petugas Lacak Sarangnya

Hantoro, Jurnalis · Senin 05 Oktober 2020 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 16 2288464 ditemukan-6-lebah-pembunuh-di-amerika-petugas-lacak-sarangnya-GX4PQFQSvE.jpg Lebah raksasa. (Foto: Wolfgang Hasselmann/Unsplash)

PEJABAT pertanian di Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, menyatakan berusaha menemukan dan menghancurkan sarang Asian Giant Hornet atau Lebah Raksasa Asia, dikenal juga sebagai lebah pembunuh.

Mengutip dari Fox News, Senin (5/10/2020), enam lebah ditemukan selama seminggu terakhir di dekat Kota Blaine di Whatcom County. Demikian diungkapkan Departemen Pertanian Negara Bagian Washington.

Baca juga: Ditemukan "Lebah Pembunuh" Bisa Tumbuh hingga 5 Cm di AS 

Jumlah lebah yang ditemukan hampir dua kali lipat dari jumlah sebelumnya yang didapati di sana. Ini menunjukkan sarang lebah didirikan di daerah tersebut.

Salah satu lebah itu terperangkap hidup-hidup. Ini jadi yang pertama dalam pencarian lebah oleh badan tersebut.

"Kami yakin berurusan dengan sarang," kata Sven-Erik Spichiger, ahli entomologi di Departemen Pertanian Negara Bagian Washington, "Kami berharap dapat menemukan sarang itu dalam beberapa minggu dan memberantasnya."

Lebah Raksasa Asia atau Asian Giant Hornet. (Foto: Twitter @WAinvasives)

Asian Giant Hornet, terbesar di dunia dengan ukuran 2 inci (5 sentimeter), dapat memusnahkan seluruh sarang lebah madu dan memberikan sengatan yang menyakitkan bagi manusia. Petani di barat laut Amerika Serikat bergantung pada lebah madu tersebut untuk menyerbuki banyak tanaman.

Serangga invasif yang ditemukan di China, Jepang, Thailand, Korea Selatan, Vietnam, dan negara-negara Asia lainnya pertama kali ditemukan di Washington pada akhir tahun lalu.

Para pejabat mengatakan tidak diketahui bagaimana lebah itu tiba di sana. Washington dan provinsi British Columbia di Kanada adalah satu-satunya tempat lebah tersebut ditemukan di Amerika Utara.

Baca juga: Nelayan Menjaring Hiu Abnormal dengan Tubuh Tanpa Kulit dan Gigi 

Ada laporan dari Asia tentang lebah yang menyengat orang begitu sering hingga mereka mati. Terlepas dari namanya, lebah membunuh paling banyak orang dalam setahun di Asia. Para ahli mengatakan itu mungkin jauh lebih sedikit.

Pihak Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengungkapkan lebah atau tawon yang biasanya ditemukan di Amerika Serikat membunuh rata-rata 62 orang setahun.

Spichiger mengatakan, ancaman nyata dari lebah adalah serangan dahsyat mereka terhadap sarang lebah madu.

Ia melanjutkan, seorang ilmuwan negara berhasil menjebak seekor Asian Giant Hornets yang hidup di dekat Blaine dalam beberapa hari terakhir. Mereka coba menempelkan tanda radio sehingga dapat mengikuti lebah itu kembali ke sarangnya.

Baca juga: Ini Keistimewaan Kuda Menurut Alquran dan Sains 

Asian Giant Hornet. (Foto: Whatcom County/Washington State Department of Agriculture)

Tetapi lem tidak cukup cepat mengering, sehingga radio tag terlepas dan lebah akhirnya tidak bisa terbang. Para ilmuwan berharap menangkap lebah hidup lainnya dan mencobanya lagi.

Orang-orang yang tinggal di daerah Blaine telah melaporkan penampakan lebah kepada petugas pertanian. Ada juga bukti bahwa lebah raksasa menyerang tawon. Sebanyak 15 lebah ditemukan sejak pertama kali terlihat di negara bagian itu pada 2019.

Baca juga: Ini Ular Derik Berbisa yang Banyak Menggigit Manusia di Amerika 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini