Twitter Uji Coba Fitur Baru untuk Tangani Informasi Palsu

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 05 Oktober 2020 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 16 2288737 twitter-uji-coba-fitur-baru-untuk-tangani-informasi-palsu-IoTOjD3tc2.jpg (Foto: AFP)

JAKARTA - Informasi palsu bisa saja beredar melalui jejaring sosial. Perusahaan jejaring sosial tidak tinggal diam dan mencoba menekan penyebaran informasi palsu atau hoaks.

Dilansir Ubergizmo, Twitter menguji fitur baru untuk platform mereka. Dinamakan Birdwatch, ini merupakan cara untuk mengidentifikasi dan melaporkan informas yang salah, yang mengandalkan crowdsourcing.

Ini awalnya ditemukan pada Agustus oleh peneliti Jane Manchun Wong dan baru-baru ini nama "Birdwatch" ditemukan oleh Matt Navarra.

Apa yang dilakukan fitur ini adalah memungkinkan pengguna untuk menandai posting yang mungkin berisi informasi yang salah dan pengguna kemudian dapat menambahkan catatan mereka sendiri ke dalamnya.

Ide di baliknya adalah bahwa pengguna dapat menambahkan lebih banyak informasi tentang tweet dan mengapa itu palsu. Ini akan membantu mengurangi beban Twitter dan bisa menjadi cara yang lebih efisien untuk mengidentifikasi posting-an yang berisi berita palsu.

Saat ini belum diketahui bagaimana ini akan bekerja dan apakah semua pengguna dapat menambahkan catatan, atau apakah hanya beberapa orang terpilih yang dapat melakukannya.

Cara ini boleh jadi lebih efisien, tetapi sepertinya itu juga bisa disalahgunakan. Bagaimanapun, ini adalah pendekatan yang dinilai menarik.

 Perusahaan jejaring sosial tidak tinggal diam dan mencoba menekan penyebaran informasi palsu atau hoaks.

Baca juga: Cincin Saturnus Miliki Kandungan Es dan Batu

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini