Tasmanian Devil Dilepasliarkan untuk Pertama Kalinya dalam 3.000 Tahun

Hantoro, Jurnalis · Selasa 06 Oktober 2020 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 16 2289077 tasmanian-devil-dilepasliarkan-untuk-pertama-kalinya-dalam-3-000-tahun-xgRLUaBnsQ.jpg Tasmanian Devil. (Foto: Aussie Ark/Fox News)

PERTAMA kalinya dalam 3.000 tahun, hewan Tasmanian Devil dilepas ke alam liar di Australia. Kelompok konservasi melepaskan 26 mamalia yang terancam punah itu ke tempat perlindungan besar di utara Sydney dalam upaya membangun kembali populasi mereka.

"Dalam 100 tahun, kita akan melihat kembali hari ini sebagai hari yang menggerakkan pemulihan ekologi seluruh negara," kata Presiden Aussie Ark Tim Faulkner dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Fox News, Selasa (6/10/2020).

Baca juga: Susu Tasmanian Devils Mampu Membunuh Bakteri Resisten

Ia mengatakan ini bukan hanya pelepasan kembali salah satu hewan kesayangan publik Australia, tetapi juga hewan yang akan merekayasa seluruh lingkungan di sekitarnya, memulihkan, dan menyeimbangkan kembali ekologi hutan setelah berabad-abad hancur akibat rubah dan kucing serta predator invasif lainnya.

"Karena pengenalan kembali ini dan semua kerja keras yang dilakukan untuk itu, suatu hari kita akan melihat Tasmania Devil hidup di seluruh hutan timur yang besar seperti yang mereka lakukan 3.000 tahun lalu," ungkapnya.

Tasmanian Devil. (Foto: Aussie Ark/Fox News)

Pelepasliaran Tasmanian Devil yang berlangsung pada Maret dan September tersebut menjadi pertama dari tiga fase yang direncanakan. Selama dua tahun ke depan, 20 Tasmania Devil akan dilepasliarkan ke alam bebas yang diyakini hanya tersisa kurang dari 25.000 ekor.

Selama tahun 1990-an ada sebanyak 150.000 mamalia yang menjerit bernada tinggi di alam liar, tetapi kanker mematikan secara drastis mengurangi jumlah populasi.

Baca juga: Pemerintah Resmi Tetapkan Biaya Swab Test Maksimal Rp900 Ribu 

Mamalia tersebut akan dipantau melalui kamera tersembunyi, dilengkapi kalung radio, dan survei rutin untuk memahami bagaimana mereka beradaptasi dengan lingkungan.

Tidak jelas mengapa Tasmanian Devil tidak lagi hadir di Australia, tetapi para peneliti berspekulasi bahwa hewan dingo mungkin jadi penyebabnya. Demikian dilaporkan BBC.

Faulkner mengatakan, makhluk-makhluk yang diklasifikasikan terancam punah itu dilepaskan lagi sebagai bagian dari respons terhadap kebakaran hutan yang benar-benar menghancurkan di Australia pada awal tahun ini.

Baca juga: Laba-Laba Beracun Australia Ternyata Bisa Bunuh Sel Kanker

Tasmanian Devil. (Foto: David Clode/Unsplash)

"Ini adalah tanggapan kami terhadap ancaman keputusasaan itu. Apa pun yang terjadi, pada akhirnya kami tidak akan tergoyahkan dalam upaya kami untuk mengakhiri kepunahan dan membangun kembali Australia," tegasnya.

Diduga bahwa api kebakaran hutan Australia membunuh atau membuat hampir 3 miliar hewan mengungsi, termasuk 43 juta mamalia; 2,46 miliar reptil; 180 juta burung; dan 51 juta katak. Awal tahun ini, bencana itu dinyatakan sebagai "bencana terburuk untuk satwa liar" dalam sejarah.

Baca juga: Hiu Albino Langka Ditemukan di Perairan Inggris 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini