Peneliti Sebut Hiu Megalodon Jadi Kanibal sejak Sebelum Lahir

Hantoro, Jurnalis · Sabtu 10 Oktober 2020 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 10 16 2291518 peneliti-sebut-hiu-megalodon-jadi-kanibal-sejak-sebelum-lahir-6f7Q6QuKzM.jpg Ikan hiu. (Foto: Wai Siew/Unsplash)

MEGALODON adalah hiu terbesar yang pernah hidup dengan panjang hampir 60 kaki. Namun sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa mereka mungkin mencapai ukuran yang luar biasa besar itu akibat perilaku "kanibal" bahkan sebelum lahir.

Penelitian yang dipublikasikan di Historical Biology tersebut menunjukkan bahwa embrio yang menetas awal dari hiu megalodon mungkin telah memakan telur lain saat masih di dalam tubuh induknya.

"Ini adalah bukti kuat untuk ukuran megalodon yang benar-benar luar biasa," jelas penulis penelitian Michael Griffiths, sebagaimana dikutip dari Fox News, Sabtu (10/10/2020).

Baca juga: Terungkap Ukuran Sebenarnya Hewan Laut Purba Megalodon

Para peneliti melihat kerabat modern megalodon, yang dikenal sebagai lamniform (kelompok yang mencakup hiu putih besar, mako, dan hiu macan pasir) karena pola makan dan tipe tubuh yang serupa. Mereka mengukur gigi hiu modern ini untuk mendapatkan temuannya.

"Hiu lamniform telah mewakili karnivora utama di lautan sejak zaman dinosaurus, jadi masuk akal untuk menegaskan bahwa mereka pasti memiliki peran penting dalam membentuk ekosistem laut yang kita kenal sekarang," tambah penulis utama penelitian Kenshu Shimada.

Hiu megalodon. (Foto: Oliver E Demuth/Phys)

Pada November 2019, peneliti menemukan spesies hiu megalodon di Kansas. Kemudian pada September 2020, sekelompok peneliti terpisah mendapati ukuran sebenarnya dari tubuh megalodon, termasuk siripnya yang besar, berdasarkan fosil.

Seekor megalodon sepanjang 52,5 kaki kemungkinan memiliki kepala sepanjang 15,3 kaki; sirip punggung setinggi 5,3 kaki; dan ekor setinggi 12,6 kaki.

Gigi megalodon yang ditemukan lebih besar dari tangan manusia. Penemuan gigi megalodon sendiri terjadi di Carolina Utara, Carolina Selatan, dan Meksiko.

Baca juga: Game Fortnite Tidak Akan Kembali ke App Store dalam Waktu Dekat

Lalu pada Maret 2019, sebuah penelitian menunjukkan bahwa hiu raksasa ini menghabiskan jutaan tahun untuk mengembangkan giginya sebelum mendapat bentuk ikonik.

Pada bulan Februari, para peneliti menemukan varian hiu putih besar yang hidup di Mediterania telah ada selama 3,2 juta tahun, jauh lebih lama dari perkiraan para ahli sebelumnya.

Megalodon mungkin punah karena dikalahkan oleh sepupunya yang lebih kecil dan lebih gesit, si putih besar itu.

Teori lain menunjukkan bahwa megalodon terbunuh oleh bintang yang meledak sekitar 2,6 juta tahun lalu.

Teori lain yang mendapat banyak perhatian akhir-akhir ini adalah megalodon tidak dapat mengatur suhu tubuhnya. Suhu laut yang lebih dingin selama era Pliosen menyebabkan makanan favoritnya, paus, mampu beradaptasi, sedangkan megalodon tidak mampu.

Menurut Museum Negara Bagian Illinois, selama peristiwa kepunahan Pleistosen, banyak hewan yang lebih besar dari 80 pon punah. Dengan panjang sekira 50 kaki dan berat mendekati 120.000 pon, megalodon akan menjadi kandidat utama yang terkena dampak ledakan kosmik.

Baca juga: Studi Baru Ungkap Panjang Hiu Megalodon Bisa Mencapai 50 KakiĀ 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini