Fosil Bukit Pasir Berusia 1 Miliar Tahun Ditemukan di Mars

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Sabtu 10 Oktober 2020 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 10 16 2291529 fosil-bukit-pasir-berusia-1-miliar-tahun-ditemukan-di-mars-Y6xwHF0rRD.jpg Fosil bukit pasir di Planet Mars. (Foto: NASA/JPL/University of Arizona)

BARU-baru ini tim peneliti antariksa menemukan sebuah bukit pasir yang menjadi fosil di ngarai Valles Marineris Planet Mars. Bukit pasir itu diperkirakan berusia 1 miliar tahun.

Laporan yang diterbitkan Journal of Geophysical Research Planet menjelaskan miliaran tahun lalu Mars adalah planet yang basah dan kaya akan air, namun berubah menjadi gurun beku yang dingin seperti sekarang. Sejarah masa lalunya dapat dilihat dari delta sungai kuno, danau, dan bukit pasir yang tercipta oleh lahar.

"Kami mengidentifikasi dan memetakan padang pasir yang luas di Ngarai Valles Marineris (salah satu ngarai terbesar di tata surya) menunjukkan bukti yang jelas terjadinya proses litifikasi dan penguburan. Hal ini jarang terjadi pada bukit pasir terestrial karena erosi dan tektonik yang berlangsung," jelas penulis utama penelitian Matt Chojnacki dari Planetary Science Institute, seperti dikutip dari IFL Science, Sabtu (10/10/2020).

Baca juga: Planet Mars Sangat Dekat dengan Bumi, Terulang 15 Tahun Lagi 

Ia menambahkan, perkiraan usia itu berdasarkan hubungan deposit bukit pasir dengan unit geologi lain dan laju erosi. Jika dibandingkan dengan Mars, Planet Bumi juga memiliki bukit pasir yang membatu akibat beberapa kondisi. Bumi dibentuk oleh air yang mengalir, gunung berapi, gempa bumi, hujan, dan angin.

Berbeda dengan Bumi, Mars justru hanya memiliki 1 persen kepadatan atmosfer, tidak ada siklus air, tidak ada tektonik, sehingga bukit pasir yang terbentuk berbeda dengan Bumi. Hal ini dapat diketahui melalui penemuan, salah satunya bukit pasir ini.

Baca juga: Waspada, Hujan Angin Diprediksi Terjang Jaksel dan Jaktim Hari Ini

"Bukit pasir kuno di Valles Marineris dengan keragaman bentuknya mengungkapkan bagaimana kekayaan geologinya. Hal ini juga memberi tahu kami bahwa pengangkutan pasir yang didorong angin, deposisi, dan litifikasi telah terjadi di sebagian besar Mars, sekaligus memberi gambaran evolusi yang berbeda dengan Bumi," papar Matt Chojnacki.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini