Astronom Temukan Planet Luar Tata Surya Berusia 18 Juta Tahun

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Sabtu 10 Oktober 2020 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 10 16 2291538 astronom-temukan-planet-luar-tata-surya-berusia-18-juta-tahun-FkKMmSp6JP.jpg Exoplanet Beta Pictoris c. (Foto: Axel Quetz/MPIA Graphics Department/IFL Science)

SEBUAH gambar yang memperlihatkan exoplanet (planet luar tata surya) ditemukan oleh para astronom. Diperkirakan planet ini terbentuk sejak 18 juta tahun lalu.

Laporan Astronomy and Astrophysics dalam dua makalahnya menyebutkan planet tersebut dikonfirmasi mengorbit Bintang Beta Pictoris dan dijuluki Beta Pictoris c. Jaraknya sekira 63 tahun cahaya dari Bumi.

Baca juga: Peneliti Gunakan Teknologi AI untuk Temukan Planet AsingĀ 

Menurut tim peneliti, Beta Pictoris c terbentuk akbiat ketidakseimbangan dan guncangan panas di cakram yang mengelilingi bintang.

Berburu eksoplanet bukanlah hal mudah. Para astronom biasanya memiliki beberapa teknik yang berbeda untuk membuktikan langsung keberadaan mereka. Ini pertama kalinya astronom mengungkap keberadaan eksoplanet dengan metode pencitraan langsung.

Baca juga: Ditemukan Eksoplanet Muda dengan Massa Lebih Berat dari BumiĀ 

Melalui gambar itu dapat dilihat setitik cahaya. Namun hal ini belum cukup, masih perlu ada teknologi yang lebih canggih untuk menghilangkan cahaya tersebut agar dapat melacak planet. Pengamatan seperti ini hanya dapat dilakukan dengan instrumen Gravity pada Very Large Telescope.

"Dengan begitu kami bisa melihat kecerahaan (luminositas) dan massa dari planet ini. Karena biasanya makin masif planet akan makin bercahaya," kata penulis utama Mathias Nowak dari Institut Astronomi, sebagaimana dikutip dari IFL Science, Sabtu (10/10/2020).

Berdasarkan data sebelumnya, Beta Pictoris b berukuran sekita 13 kali massa Jupiter. Sedangkan planet yang baru dikonfirmasi ini hanya berukuran delapan kali. Namun, Beta Pictoris b enam kali lebih bercahaya.

Baca juga: NASA Kembangkan Teleskop Roman untuk Deteksi EksoplanetĀ 

Exoplanet Beta Pictoris c. (Skysurvey.org/IFL Science)

Sementara Paul Molliere, rekan penulis utama, mengatakan sebelumnya mereka juga pernah menggunakan instrumen Gravity untuk mendapatkan spektrum eksoplanet lain melalui metode pencitraan langsung. Pengamatan ini memberikan informasi tentang proses pembentukannya.

Versi lebih lanjut dari instrumen Gravity ini dikabarkan sedang proses pembuatan. Hal tersebut demi mempermudah pengamatan eksoplanet lainnya.

Baca juga: Astronom Temukan Eksoplanet Seukuran NeptunusĀ 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini