Ulat Bulu Kucing Paling Beracun Bermunculan, Warga Diminta Waspada

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Senin 12 Oktober 2020 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 16 2292123 ulat-bulu-kucing-paling-beracun-bermunculan-warga-diminta-waspada-MEtiSbz0i9.jpg Ulat bulu kucing yang sangat beracun bermunculan di Virginia, Amerika Serikat. (Foto: IFL Science)

ULAT bulu kucing baru-baru ini ditemukan di Virginia. Hewan yang termasuk jenis serangga ini menjadi salah satu ulat paling beracun di Amerika Serikat (AS). Dinamakan ulat bulu kucing karena hewan ini memiliki bulu seperti kucing. Orang yang menyentuh bulu ulat ini akan mengalami reaksi yang sangat menyakitkan.

Menurut laporan Virginia Department of Forestry (VDOF) telah ditemukan beberapa ulat bulu kucing di beberapa wilayah di Virginia bagian timur. Mereka pun mengimbau warga untuk waspada dan menjaga jarak ketika bertemu dengan ulat ini.

Baca juga: 1.000 Burung Mati Berjatuhan dari Langit 

Sebelumnya pada 2 September, keluarga Ren Oliver melihat ulat bulu kucing di deknya saat sedang makan malam di Tappahannnock, Virginia. Ketika itu putra Oliver tidak menyangka ulat bulu itu sangat berbahaya.

"Jangan ada yang menyentuhnya, mungkin itu ulat berbisa," kata Oliver, seperti dikutip dari Science Alert, Senin (12/10/2020). Oliver kemudian mengambil ulat itu menggunakan kertas dan melemparnya ke sungai di dekatnya.

Bulu-bulu dari ulat tersebut menyembunyikan duri-duri yang beracun. Semakin besar ukuran tubuh hewan ini, maka berubah menjadi ngengat flanel selatan yang berbulu halus. Namun makin dewasa, ulat berbulu ini akan makin beracun.

Sengatan mereka akan menimbulkan bengkak kemerahan yang menyakitkan. Terkadang ada juga yang mengalami sakit kepala, demam, mual, muntah, tekanan darah rendah, detak jantung cepat, kejang, dan dalam kasus langka terjadinya sakit perut. Demikian laporan makalah tahun 2005 yang diterbitkan American Journal of Tropical Medicine and Hygiene.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Spesies Baru Tikus Air Berkaki Panjang 

The Florida Poison Information Centre (FPIC) menyebutkan salah satu cara yang dapat dilakukan ketika terkena ulat bulu kucing adalah dengan menempelkan selotip pada bagian atas sengatan. Kemudian tarik selotip untuk menghilangkan duri beracunnya.

Kasus ulat bulu kucing pernah terjadi pada 2018. Ketika itu seorang anak berusia 5 tahun bernama Adrie Chambers sedang bermain di halamannya. Tidak disangka seekor ulat bulu kucing jatuh dari pohon dan mengenainya. Seketika lengan Adrie menjadi mati rasa, kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Pada tahun yang sama, seorang remaja Florida dilarikan ke rumah sakit akibat sengatan hewan ini. Tidak hanya itu, pada Mei 2017 seorang ibu juga pernah mendapati kaki anaknya yang berusia 5 tahun berdarah karena tidak sengaja menginjak ulat bulu kucing. Kasus-kasus ini membuktikan betapa berbahayanya hewan tersebut.

Ulat bulu kucing ditemukan di Pantai Timur antara Florida dan New Jersey. Tetapi habitatnya meluas ke barat hingga Arkankas dan Texas. Ulat ini memakan daun ek dan elm, tetapi dapat ditemukan juga di taman atau dekat bangunan.

Baca juga: Peneliti Sebut Hiu Megalodon Jadi Kanibal sejak Sebelum Lahir 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini