Jamaah Umrah Kini Bisa Pesan Tempat Sholat di Dua Masjid Suci via Online

Hantoro, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 16 2293313 jamaah-umrah-kini-bisa-pesan-tempat-sholat-di-dua-masjid-suci-via-online-3iulv5DisX.jpg Jamaah sholat di Masjidil Haram. (Foto: Saudigazette)

PEMERINTAH Arab Saudi kembali membuka layanan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020 setelah beberapa waktu belakangan ditutup sementara akibat wabah virus corona (covid-19) secara global. Pembukaan umrah sendiri dilakukan secara bertahap sambil terus menerapkan tindakan pencegahan secara ketat.

Baca juga: Apple Event Ungkap 4 Seri iPhone 12, Ini Spesifikasinya 

Jamaah yang hendak melaksanakan umrah pun harus terlebih dahulu mendaftar melalui aplikasi Eatmarna yang disediakan Pemerintah Arab Saudi. Namun kini aplikasi online tersebut ternyata bisa juga digunakan untuk memesan tempat sholat di Dua Masjid Suci.

"Aplikasi Eatmarna sekarang dapat digunakan untuk memesan tempat untuk sholat di Masjid Al Haram dan slot untuk sholat sholat di Raudhah di Masjid An Nabawi," jelas akun Twitter @HaramainInfo, sebagaimana dikutip Okezone, Rabu (14/10/2020).

Pesan tempat sholat di Dua Masjid Suci via aplikasi Eatmarna. (Foto: Twitter @HaramainInfo)

Baca juga: Adanya Gunung Api Bawah Laut Dijelaskan dalam Alquran dan Sains 

Aplikasi Eatmarna sendiri sudah dirilis sejak September lalu atau menjelang pembukaan kembali ibadah umrah secara bertahap. Aplikasi ini telah tersedia di platform iOS dan Android. Tujuan penggunaannya untuk mengatur kedatangan dan jumlah jamaah umrah di tengah pandemi covid-19 ini.

Pembukaan umrah tahap pertama sendiri akan mengizinkan warga negara dan ekspatriat dari dalam negeri Arab Saudi dengan kapasitas 30 persen mulai 4 Oktober. Ini setara dengan 6.000 jamaah per hari.

Tahap kedua akan meningkatkan kapasitas Masjidil Haram menjadi 75 persen yang mencakup 15.000 jamaah dan 40.000 jamaah per hari mulai 18 Oktober.

Tahap ketiga, jamaah dari luar negeri akan diizinkan melakukan umrah mulai 1 November dengan kapasitas penuh 20.000 dan 60.000 orang per hari.

Kemudian tahap keempat akan membuat Masjidil Haram kembali normal, ketika semua risiko covid-19 telah hilang.

Baca juga: Cegah Covid-19, Petugas Ini Dilengkapi Helm Canggih Pemindai Suhu Tubuh 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini