Asam Amino Glisin Terdeteksi di Atmosfer Planet Venus

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Jum'at 16 Oktober 2020 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 16 2294816 asam-amino-glisin-terdeteksi-di-atmosfer-planet-venus-SSvhKg0GU0.jpg Planet Venus. (Foto: Nypost)

ADA hal yang menarik dari Venus dalam beberapa waktu terakhir. Dilaporkan ada gas fosfin di atmosfer planet tersebut. Awalnya hal ini membingungkan para ilmuwan sebab asal mula molekul tersebut tidak dapat ditentukan setelah melalui pemeriksaan di laboratorium.

Kemudian ada studi baru di repositori online arXiv yang melaporkan adanya asam amino glisin di Venus. Ini menjadi deteksi pertama asam amino di atmosfer planet.

Baca juga: Potensi Kehidupan di Venus Mungkin Juga Ditemui di Bulan 

Distribusi glisin di atmosfer Venus mengikuti pola yang mirip dengan fosfin. Namun, glisin ditemukan di ketinggian yang lebih dari fosfin.

Tentunya masih banyak pengamatan yang diperlukan untuk memahami atmosfer Planet Venus yang kompleks, baik dari Bumi maupun dari jarak yang lebih dekat. Sayangnya, belum ada penerbangan menuju Venus dalam waktu dekat untuk membuktikan hal tersebut.

Baca juga: Tanda Kehidupan di Venus Mungkin Berasal dari Bumi 

Sebelumnya BepiColombo dari Badan Antariksa Eropa coba menggunakan Planet Venus dengan tujuan untuk mempelajari Merkurius secara lebih dekat.

"Penerbangan itu sukses. Satu-satunya perbedaan pada operasi penjelajahan normal adalah bahwa di dekat Venus kami harus menutup sementara rana pelacak bintang, karena diperkirakan ditutup oleh planet. Hal ini serupa dengan menutup mata ketika melihat matahari," kata Manajer Operasi Pesawat Luar Angkasa BepiColombo ESA, seperti dikutip dari IFL Science, Jumat (16/10/2020).

Tim menggunakan waktu ini untuk pemeriksaan instrumen pesawat sekaligus upaya mendeteksi fosfin. Mengingat pengumuman itu baru bulan lalu, tim belum punya waktu merencanakan perjalanan ke luar angkasa untuk memastikannya.

Baca juga: Miliki Kondisi Ekstrem, Venus Disebut Bagaikan "Planet Neraka" 

Mereka berharap dapat menemukan pembuktian pada penerbangan Venus berikutnya yang dijadwalkan 10 Agustus mendatang.

Pada kesempatan itu BepiColombo akan mencoba jarak yang lebih dekat, sekira 550 kilometer dari permukaan. Hal itu demi mencari fosfin, glisin, dan molekul lainnya.

Baca juga: Selain Venus, 4 Tempat di Luar Angkasa Ini Berpotensi Miliki Kehidupan 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini