Dua Sampah Luar Angkasa Berukuran Besar Tidak Jadi Tabrakan

Felix Refialdo Handono, Jurnalis · Sabtu 17 Oktober 2020 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 16 2295180 dua-sampah-luar-angkasa-berukuran-besar-tidak-jadi-tabrakan-uHYQqPFzFc.jpg Ilustrasi sampah luar angkasa. (Foto: SciTech Europa)

PREDIKSI tabrakan dua puing orbital yakni satelit navigasi Rusia yang sudah tidak berfungsi dengan roket bekas milik China ternyata tidak terjadi. Dua sampah luar angkasa itu meluncur aman melewati satu sama lain di atas Samudera Atlantik Selatan pada Kamis malam kemarin. Mereka meleset hanya sejauh 82 kaki (25 meter) kurang lebih 59 kaki (18 m).

"Tidak ada indikasi tabrakan. CZ-4C R/B (bodi roket bekas milik China) melewati LeoLabs Kiwi Space Radar 10 menit setelah TCA. Data kami hanya menunjukkan satu objek seperti yang kami harapkan, tanpa tanda-tanda puing. Kami akan menindaklanjutinya dalam beberapa hari mendatang di Medium dengan penilaian risiko mendalam yang lengkap tentang peristiwa ini," tweet LeoLabs pada Kamis malam, sebagaimana dikutip dari Space, Sabtu (17/10/2020).

Baca juga: 2 Sampah Luar Angkasa Berukuran Besar Diprediksi Saling Bertabrakan Malam Ini 

Luar angkasa. (Foto: NASA/Unsplash)

Para ilmuwan dari Badan Antariksa Eropa memperkirakan sekira 34.000 puing dengan lebar lebih dari 4 inci (10 sentimeter) sedang mengelilingi Planet Bumi saat ini.

Mereka menyatakan angkanya makin bertambah. Mungkin ada 900.000 atau lebih objek orbital dengan lebar antara 0,4 sampai 4 inci (1–10 cm) di orbit dan 128 juta dalam rentang 0,04 hingga 0,4 inci (1 mm–1 cm).

Masalah puing ini akan terus bertambah karena semakin banyak satelit yang diluncurkan ke luar angkasa. Hal itu menimbulkan masalah dan bahkan akan semakin parah disebabkan penerbangan luar angkasa dan kegiatan eksplorasi yang terus dilakukan. Menurut para ahli, masalah ini harus segera ditangani mulai sekarang.

Baca juga: Astronom Saksikan Black Hole Hancurkan Bintang di Luar Angkasa 

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini