Pesawat OSIRIS-REx NASA Hari Ini Mendarat di Asteroid Bennu

Hantoro, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 08:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 16 2296377 pesawat-osiris-rex-nasa-hari-ini-mendarat-di-asteroid-bennu-IGf3IdGcgC.jpg Ilustrasi pesawat luar angkasa OSIRIS-REx mendarat di Asteroid Bennu. (Foto: NASA/Goddard/University of Arizona/Fox News)

PESAWAT luar angkasa OSIRIS-REx milik NASA akan melakukan pendaratan bersejarah di Asteroid Bennu pada hari Selasa ini. Mereka berencana mengambil sampel dari batuan luar angkasa yang akan dibawa pulang ke Bumi dan diteliti.

NASA menyatakan bahwa misi OSIRIS-REx ini akan membantu membuka rahasia Tata Surya. "Asteroid adalah sisa-sisa blok bangunan yang membentuk planet-planet di tata surya kita, dan mungkin memungkinkan kehidupan di Bumi," jelas pihak NASA dalam keterangannya, seperti dikutip dari Fox News, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Peneliti Akan Mendarat di Asteroid Bennu untuk Ungkap Partikel yang Lepas 

Misi tersebut juga akan memberikan informasi yang dapat membantu melindungi Planet Bumi dari kemungkinan tabrakan dengan Asteroid Bennu.

Bennu yang memiliki tinggi seperti Gedung Empire State, menurut NASA, berpotensi mengancam Bumi di abad mendatang. "Bennu memiliki peluang 1: 2700 untuk memengaruhi Bumi di akhir tahun 2100-an, tetapi misi ini juga akan membantu kami mempelajari lebih lanjut tentang melindungi diri sendiri jika perlu," jelas NASA melalui laman resminya.

Asteroid Bennu. (Foto: NASA/Goddard/Universitas Arizona/Fox News)

Pesawat luar angkasa OSIRIS-REx sendiri membidik bagian tengah Asteroid Bennu yang relatif datar dari kawah berukuran lapangan tenis bernama Nightingale. Batu-batu sebesar bangunan menjulang di atas zona pendaratan yang ditargetkan.

Pendaratan OSIRIS-REx dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Selasa 20 Oktober 2020, sekira pukul 18.12 EDT. Pesawat luar angkasa ini akan menggunakan lengan robotik untuk mengambil sampel dari Asteroid Bennu yang berjarak sekira 200 juta mil dari Planet Bumi.

Baca juga: NASA Ungkap Bennu adalah Asteroid yang Terbuat dari Puing Antariksa 

Kontak harus berlangsung 5 hingga 10 detik, cukup lama untuk menembakkan gas nitrogen bertekanan dan menyedot kotoran serta kerikil yang bergolak.

Pesawat OSIRIS-REx juga akan beroperasi secara otonom selama manuver "sentuh dan pergi" yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pesawat ini dapat mencoba kembali untuk mengambil sampel jika upaya pertama tidak berhasil.

OSIRIS-REx yang merupakan singkatan dari Origins, Spectral Interpretation, Resource Identification, Security-Regolith Explorer diluncurkan pada September 2016 dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral. Pesawat ruang angkasa itu pertama kali mencapai Asteroid Bennu pada Desember 2018.

Baca juga: Video 3D NASA Ungkap Bentuk Asli Asteroid Bennu 

Asteroid Bennu. (Foto: NASA/Goddard/Universitas Arizona/IFL Science)

Pesawat tersebut dijadwalkan kembali berangkat menuju Asterodi Bennu pada tahun depan dan akan mengirimkan sampel asteroid ke Bumi pada 24 September 2023.

NASA baru-baru ini mengungkapkan bahwa bagian dari asteroid lain, Vesta, telah terlihat di permukaan Bennu.

Pada April 2019, pesawat luar angkasa Hayabusa 2 Jepang berhasil "mengebom" Asteroid Ryugu atas nama penelitian ilmiah. Dia secara singkat mendarat di Ryugu dan menembakkan "peluru" penelitian ilmiah ke batuan luar angkasa.

Baca juga: NASA Siap Ungkap Rahasia Karbon di Asteroid Bennu 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini