Sumber Kebocoran Udara ISS Ditemukan dengan Bantuan Daun Teh

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 20:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 16 2296859 sumber-kebocoran-udara-iss-ditemukan-dengan-bantuan-daun-teh-2iq4pjfBu1.jpg Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). (Foto: NASA/Science Alert)

BADAN antariksa Rusia, Roscosmos, pada Kamis lalu mengonfirmasi bahwa krunya menemukan lubang yang menjadi lokasi kebocoran udara di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Mereka menggunakan daun teh hijau untuk memandu proses pencarian lubang.

ISS telah mengalami kebocoran udara dalam jumlah yang tidak biasa sejak September 2019. Pada awalnya kru menunda pemecahan masalah ini karena menganggap kebocorannya tidak terlalu besar.

Baca juga: Ini Cara Kerja Toilet Canggih NASA untuk Stasiun Luar Angkasa Internasional 

Menurut kantor berita Rusia Ria Novosti, pada Agustus 2020 kebocorannya meningkat lima kali lipat dari 0,6 menjadi 3,1 pon per hari yang akhirnya mendorong para astronaut dan kosmonaut untuk mencari sumber kebocoran.

Kosmonaut Anatoly Ivanishin melepaskan beberapa daun teh di ruang transfer Zvezda Service Module bagian segmen Stasiun Rusia yang menampung dapur, tempat tidur, dan kamar mandi. Kemudian kru menutup ruangan itu dengan palka, dan memantau daun teh di kamera video saat mengapung dalam gaya berat mikro.

Daun perlahan bergerak menuju goresan di dinding dekat peralatan komunikasi modul yang memberikan petunjuk bahwa itu adalah celah di mana udara keluar. Para kru sejak saat itu menambal kebocoran dengan pita kapton. Demikian laporan Roscosmos pada hari Senin lalu.

Baca juga: Stasiun Luar Angkasa Internasional Kembali Mengalami Kebocoran 

"Kami yakin bahwa kami benar-benar telah mengidentifikasi kemungkinan area kebocoran," kata Ivanishin kepada kantor berita Rusia TASS, sebagaimana dikutip dari Science Alert, Selasa (20/10/2020).

Pita itu dianggap dapat menutupi kebocoran, namun diprediksi tidak bertahan lama. Mereka mengatakan segera menggantinya dengan tambalan yang lebih baik. Mungkin ini akan membutuhkan hard patch yang lebih efisien.

Kebocoran itu seakan menunjukkan bahwa usia ISS telah melampaui harapan hidup mencapai 15 tahun. Segmen Stasiun Rusia menampung beberapa modul tua. Toilet rusak dan suhu meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Kemudian pada hari Rabu lalu sistem supai oksigen segmen tersebut rusak. Demikian laporan Roscosmos.

Ini bukan kebocoran yang pertama kali. Sebelumnya pada Agustus 2018 anggota kru menemukan lubang bor berukuran 2 milimeter di bagian pesawat luar angkasa Soyuz Rusia yang berlabuh di ISS. Namun secara keseluruhan ini seakan menandakan perlunya semacam perbaikan atau peningkatan di ISS Segmen Stasiun Rusia.

Baca juga: Unik, Nintendo Jadul Ini Diubah Jadi Pelacak Stasiun Luar Angkasa 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini