Teleskop Hubble Tangkap Gambar Bayi Bintang yang Baru Lahir

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 16 2296865 teleskop-hubble-tangkap-gambar-bayi-bintang-yang-baru-lahir-fiJDDpUiiy.jpg Teleskop Hubble menangkap gambar bayi bintang baru lahir. (Foto: ESA/Hubble and NASA/R Sahai/Science Alert)

TELESKOP Luar Angkasa Hubble menangkap gambar perkembangan bayi bintang yang menakjubkan. Bintang kecil ini disebut J025157.5+600606 yang menunjukkan FrEGG, berupa tonjolan kecil di Soul Nebula Kolosal (dikenal juga sebagai Wasterhout 5) di Konstelasi Cassiopeia.

Meski bagian awannya tampak tidak signifikan di kompleks Nebula yang lebih luas, ini adalah titik yang tepat untuk mempelajari kelahiran bintang baru.

Baca juga: Selain Matahari, Ini Daftar Bintang yang Ada di Alam Semesta 

Dinukil dari Science Alert, Selasa (20/10/2020), FrEGG ditemukan beberapa waktu lalu dan memerlukan serangkaian kondisi tertentu. Pembibitan bintang di awan besar terbentuk dari gumpalan hidrogen molekuler padat yang runtuh karena gravitasinya sendiri, sehingga bintang terlahir di awan molekul tebal.

Ketika bintang yang sangat masif dan panas mulai bersinar, radiasi ultravioletnya yang intens mengionisasi awan tempat kelahiran mereka, menciptakan gelembung gas yang besar dan panas disebut Stromgren.

Baca juga: Astronom Saksikan Black Hole Hancurkan Bintang di Luar Angkasa 

FrEGG merupakan gumpalan padat gas dingin yang berkumpul di Bola Stromgren, dan banyak di antaranya membentuk bintang sendiri.

Batas antara FrEGG dan bola itu terlihat pada gambar Teleskop Hubble sebagai daerah ungu yang bersinar karena panas dari bintang di dekatnya menguapkan lapisan luar gas. FrEEG yang sangat padat mengakibatkan proses ini tidak menghentikan pembentukan bintang yang terjadi di dalamnya.

Baca juga: Bintang Berukuran seperti Matahari Terkoyak oleh Lubang Hitam 

Tapi hal tersebut akhirnya akan menghambat dan membatasi pasokan gas yang akan memberikan makan bintang yang terbentuk di dalamnya. Alasan ini menyebabkan bintang-bintang yang lahir dalam FrEGG memiliki massa relatif rendah dibandingkan dengan bintang tipe O dan B.

Namun, hal tersebut bukan berarti buruk. Biasanya bintang dengan massa yang rendah akan memiliki waktu hidup yang lebih lama.

Baca juga: Cahaya Terdeteksi Masih Memancar dari Tabrakan Bintang Neutron 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini