Share

Hewan Kecil Pika Dapat Beradaptasi dengan Perubahan Iklim

Felix Refialdo Handono, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 04:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 16 2296937 hewan-kecil-pika-dapat-beradaptasi-dengan-perubahan-iklim-UvEurbcQzE.jpg Hewan kecil pika amerika. (Foto: Frederic Dulude-de Broin/Wikimedia/CC BY SA 4.0/Science Alert)

PIKA amerika (Ochotona princeps) adalah hewan kecil yang memiliki tubuh mungil dan menggemaskan. Hewan ini bisa kepanasan dalam temperatur suhu tinggi. Maka itu, hewan ini sangat sensitif terhadap perubahan iklim.

Sebuah studi baru oleh ahli konservasi Andrew T Smith mengatakan sebaliknya bahwa hewan pika atau pikas bekerja sangat baik dengan mempertimbangkan keadaan.

"Hasil ini menunjukkan bahwa pikas mampu beradaptasi dengan kondisi habitat yang lebih luas daripada yang dipahami sebelumnya," jelas Smith, sebagaimana dikutip dari Science Alert, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Hewan-Hewan Langka Ini Cuma Ada di Indonesia, Yuk Simak 

Pika amerika adalah makhluk kecil, territorial, seperti kelinci yang menghabiskan hari-hari dengan makan rumput dan onak, serta menyimpan makanan untuk musim dingin. Biasanya pika tinggal di pegunungan di Amerika Utara bagian barat dari British Columbia dan Alberta di Kanada sampai New Mexico dan California.

Pika akan membuat sarang dalam bebatuan yang ada di habitat mereka yaitu di pegunungan. Hewan ini sangat bergantung pada habitatnya. Pika memiliki kebiasaan unik. Ia memiliki kebiasaan memakan feses atau kotoran sendiri.

Smith mencatat bahwa ada area di mana pika amerika tidak bekerja dengan baik seperti di dataran rendah.

Di habitat yang terdapat lebih sedikit sumber daya termasuk tempat perlindungan batu yang tersedia untuk pika muda yang mencari sarang mereka sendiri yaitu terutama di daerah dataran rendah yang lebih panas. Para peneliti telah melihat hilangnya populasi pika lokal dalam keadaan seperti ini.

Baca juga: Penyu Putih Langka Ditemukan Menetas di Tepi Pantai 

"Karena kemampuan pika yang relatif buruk untuk menyebar antardaerah, habitat tersebut kemungkinan besar tidak akan didatangi kembali, terutama karena iklim kita yang memanas," kata Smith.

Dengan adanya studi baru ini bisa dapat dipahami bahwa pika merupakan hewan yang dapat berdaptasi dengan baik untuk memilih habibat yang sesuai.

Baca Juga: Sinergi KKP dan TNI AL Berantas Penyelundupan BBL Ilegal di Batam

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini