Anak Diberi Nama Provider Internet, Keluarga Dapat Gratis WiFi 18 Tahun

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 16 2298164 anak-diberi-nama-provider-internet-keluarga-dapat-gratis-wifi-18-tahun-dGhqhgxdf6.jpg (Foto: Dok. Gadgets Now)

SEPASANG suami istri asal Swiss menamakan bayi perempuan mereka Twifia. Nama tersebut terinspirasi dari salah satu internet start-up bernama Twifi. Alhasil Twifia berhasil mendapatkan hadiah internet wi-fi gratis selama 18 tahun.

Pasangan muda itu menanggapi iklan Facebook dari Twifi, selaku penyedia Internet Swiss, yang menantang orangtua untuk menamakan bayi mereka Twifus yang baru lahir (jika laki-laki) atau Twifia (jika perempuan). Mereka berjanji memberi imbalan internet gratis selama 18 tahun sebagai gantinya.

Orangtua berusia 30 tahunan ini akhirnya memutuskan bahwa Twifia bukanlah nama yang buruk. Mereka juga berpikir untuk mendapatkan internet gratis selama 18 tahun dan memasukkan uang itu ke rekening tabungan untuk putri mereka adalah keputusan yang sangat menarik.

Jadi setelah memikirkannya dengan matang, mereka memutuskan untuk mencantumkan ‘Twifia’ sebagai nama tengah putri mereka di akta kelahirannya.

"Semakin saya memikirkannya, semakin unik nama itu. Saat itulah nama itu mendapatkan pesonanya. Bagi saya, nama Twifia juga berarti koneksi dalam konteks ini. Untuk ikatan abadi! Ada nama yang jauh lebih buruk. Dan semakin sering kami mengucapkan 'Twifia', semakin menarik namanya terdengar!,” terang orangtua anak tersebut, melansir dari Oddity Central, Kamis (22/10/2020).

 Sepasang suami istri asal Swiss menamakan bayi perempuan mereka Twifia.

Baca juga: Mengenal Istilah NFC pada Smartphone Android

Setelah mempertimbangkan dengan cermat, pasangan Swiss itu memutuskan untuk tetap menyamarkan identitas mereka. Mereka mengakui bahwa merasa agak malu dengan keputusan itu dan tidak ingin membenarkan pilihan nama untuk putri mereka kepada siapa pun.

“Kami ingin tetap anonim bagi orang-orang di sekitar kami karena kami tidak ingin membenarkan diri kami sendiri. Karena tuduhan telah menjual nama anak sangat memukul kami. Kami juga sedikit malu,” lanjutnya.

Bos Twifi, Philippe Fotsch, memuji keputusan pasangan itu, dan berjanji untuk mempertahankan kesepakatan mereka. Fotsch juga memberi tahu bahwa penawaran perusahaannya tetap berlaku jika orangtua baru lainnya bersedia memberi nama bayi mereka Twifus atau Twifia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini