Punya Sayap, Dinosaurus Ini Justru Tidak Mampu Terbang

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 11:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 16 2298235 punya-sayap-dinosaurus-ini-justru-tidak-mampu-terbang-bskEIdL0JC.jpg Penemuan fosil dinosaurus Ambopteryx di China. (Foto: Gabriel Ugueto/IFL Science)

DINOSAURUS kecil bernama Yi dan Ambopteryx muncul di China sekira 160 juta tahun lalu. Mereka memiliki sayap seperti kelelawar yang memungkinkan melakukan aktivitas di udara. Namun, ahli paleontologi berkesimpulan bahwa mereka tidak pernah terbang dalam arti sebenarnya. Justru mereka meluncur dengan buruk yang membuatnya kalah saing dengan burung.

Sebelumnya para ilmuwan yang menemukan fosil Yi beranggapan bahwa hewan ini mampu terbang dan menyebutnya pelopor dalam evolusi penerbangan dalam kaitannya dengan burung. Tetapi belakangan Dr Thomas Dececchi dari Mount Marty University berasumsi sebaliknya.

Baca juga: Seorang Anak Temukan Fosil Dinosaurus Berusia 69 Juta Tahun 

Awalnya Dececchi menyimpulkan bahwa ada dua dinosaurus theropoda hidup di pohon yang mungkin mengonsumsi makanan seperti serangga, biji-bijian, dan tumbuhan lain. Dia mengira dinosaurus ini sama seperti tupai atau ular terbang yang mampu berpindah tempat tampat menyentuh tanah.

Ketika Dececchi dan timnya merekonstruksi tubuh Yi, mereka berkesimpulan hewan ini memiliki otot yang terbatas. Dinosaurus ini hanya melompat dari ketinggian dan menggunakan beberapa kepakan untuk memperpanjang jarak peluncuruannya. Tidak satu pun dari mereka yang mampu untuk terbang.

"Mereka bisa meluncur, tapi bahkan meluncurnya pun tidak bagus," kata Dececchi, dikutip dari IFL Science, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Mirip Burung Beo 

Setelah burung berevolusi, nasib hewan ini makin terjepit akibat bertambahnya predator dari atas dan bawah. Hal ini membuat persaingan menjadi lebih sulit.

Baca juga: Fosil Spesies Baru Mosasaurus Berusia 70 Juta Tahun Ditemukan di Maroko 

"Ketika burung terbang ke udara, kedua spesies ini tak mampu berada di udara sehingga mereka terjepit. Mungkin Anda dapat bertahan hidup beberapa juta tahun dengan performa buruk, tetapi Anda memiliki predator dari atas, persaingan di bawah, dan bahkan beberapa mamalia kecil menambahkannya, memerasnya, hingga menghilang," tambah Dececchi.

Tim ini sekarang coba mengungkap lebih banyak detail tentang otot serta struktur sayap Yi dan Ambopteryx. Ini tentu menjadi pekerjaan yang tidak mudah dilakukan.

Baca juga: Pecahkan Rekor! Kerangka T-Rex Dilelang Ratusan Miliar Rupiah 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini