Sampel Bebatuan Asteroid Bennu Bertebaran Warnai Misi OSIRIS-REx NASA

Agregasi VOA, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2020 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 16 2299148 sampel-bebatuan-asteroid-bennu-bertebaran-warnai-misi-osiris-rex-nasa-TrDZgX7st0.jpg (Foto: AP)

Tim ahli berusaha keras membawa kotak sampel itu pada kapsul yang akan kembali ke bumi. Kapsul ini akan menempuh perjalanan jauh untuk kembali ke bumi. Partikel-partikel terus lepas, dan para ilmuwan ingin meminimalkan kerugian tersebut.

"Waktu sangat penting," kata Thomas Zurbuchen, Kepala Misi Sains NASA.

Abu partikel asteroid tampak berputar-putar di sekitar pesawat antariksa itu ketika mundur dari Bennu - setidaknya 5 hingga 10 gram. Menurut Lauretta, situasi tersebut tampaknya kemudian stabil, begitu lengan robot berhenti bergerak dan terkunci pada tempatnya.

OSIRIS-REx misi pertama pengumpulan sampel asteroid NASA, yang menelan biaya total lebih dari USD800 juta diharapkan, mengumpulkan kembali sekurangnya 60 gram sampel. Bahan kaya karbon ini melindungi lapisan tata surya dan bisa membantu para ilmuwan memahami lebih jauh bagaimana planet terbentuk dan bagaimana awal mula kehidupan Bumi.

Pesawat ruang angkasa yang diluncurkan pada 2016 itu, tiba di Bennu pada 2018. Terlepas dari apa yang dibawa, pesawat itu tidak akan meninggalkan sekitar asteroid pada Maret. Sampel itu tidak akan mencapai Bumi hingga tahun 2023.

Jepang sedang menunggu sampel kedua yang diambil dari asteroid lainnya, pada bulan Desember.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini