Waspada, Data Pribadi Bocor Gara-Gara Install Aplikasi VPN Gratis

INews.id, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2020 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 16 2299272 waspada-data-pribadi-bocor-gara-gara-install-aplikasi-vpn-gratis-d8s3zCai7N.jpg (Foto: Pixabay)

Pengguna tentu tidak ingin data pribadi mereka bocor dan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Data pribadi tersebut perlu dijaga agar tidak sampai disalahgunakan oleh orang lain.

Salah satu upaya untuk menjaga data pribadi agar tidak bocor ialah tidak sembarangan menggunakan aplikasi VPN gratis. VPN ialah Virtual Private Network, aplikasi yang digunakan untuk membuka aplikasi-aplikasi tertentu. Namun, VPN ternyata tidak aman karena diklaim bisa meretas data privasi penggunanya, dikutip dari iNews.

Kepala Penelitian Siber Check Point, Yaniv Balmas menjelaskan, banyak aplikasi VPN gratis yang bisa mengekspos data pribadi pengguna meski sudah terkunci.

"VPN adalah layanan yang dirancang untuk mengenkripsi seluruh lalu lintas komputer. Layanan ini seharusnya menyediakan layanan yang aman dan tangguh," kata Balmas.

Balmas menambahkan, ketika pengguna menyembunyikan identitasnya, dengan mudah bisa terenkripsi melalui satu atau lebih router anonim. Artinya, penyedia VPN menggunakan metode enkripsi terbaru dan sering mengubah titik peruteannya.

 Pengguna tentu tidak ingin data pribadi mereka bocor dan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Baca juga: Mengenal Istilah NFC pada Smartphone Android

"Masalahnya terletak pada detail dari VPN itu sendiri. VPN yang digunakan dengan buruk, lebih banyak kerugian ketimbang manfaat yang didapat penggunanya," katanya.

Tak hanya itu, penggunaan aplikasi VPN gratis juga berpotensi melanggar privasi dan berisiko masuknya berbagai jenis virus. "Kami menguji 150 aplikasi VPN Android gratis teratas dan menemukan banyak yang bermasalah di segi keamanan," kata pakar VPN, Callum Tennent.

Bukan hanya aplikasi gratis VPN untuk Android saja, 20 aplikasi VPN teratas untuk iPhone juga ditemukan hal yang sama. Sebanyak 38 persen VPN menunjukkan sinyal terinfeksi malware.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini