Google Disebut Bayar Rp175 Triliun ke Apple untuk Jadi Mesin Pencari Default

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 16 2300366 google-disebut-bayar-rp175-triliun-ke-apple-untuk-jadi-mesin-pencari-default-OKFSAxaUn1.jpg Ilustrasi Google. (Foto: Unsplash)

GOOGLE disebut-sebut memberikan sejumlah uang kepada Apple untuk menjadikan mesin pencariannya sebagai default di aplikasi Safari iPhone atau iPad. Hal ini terungkap dari sebuah dokumen pengadilan.

Sesuai angka dari gugatan antimonopoli Departemen Kehakiman Amerika Serikat kepada Google, dokumen pengadilan itu mengungkap bahwa Google membayar USD8 hingga 12 miliar atau jika dikonversi mencapai angka Rp175 triliun kepada Apple. Demikian dikutip dari Ubergizmo, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Chrome OS Dapat Mode Gelap seperti Aplikasi LainĀ 

Google pun saat ini menghadapi gugatan oleh Departemen Kehakiman AS atas dugaan praktik monopoli, dan pembayaran kepada Apple ini sebagai salah satu contohnya.

Ilustrasi iPhone. (Foto: Mac World)

"Ini bukan kolusi klasik, di mana dua perusahaan setuju menaikkan harga dan keuntungan masing-masing. Sepertinya satu perusahaan melakukan monopoli dan setuju bekerja sama dengan perusahaan lain untuk membagi sewa monopoli," kata John Newman, profesor hukum Universitas Miami sekaligus mantan pengacara antimonopoli Departemen Kehakiman AS.

Baca juga: Cara Mudah Membuat Google Classroom di Komputer dan PonselĀ 

Sementara pihak mesin telusur DuckDuckGo mengklaim bahwa akibat praktik Google ini, sekira 2 persen penelusuran terjadi di platform mereka. CEO perusahaan yakin jika pengguna memiliki opsi untuk menjadikan DuckDuckGo sebagai mesin telusur pilihan, angka itu dapat melonjak hingga 20 persen.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini