Alquran dan Sains: Rasulullah Menganjurkan Diet untuk Kesehatan

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2020 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 16 2300536 alquran-dan-sains-rasulullah-menganjurkan-diet-untuk-kesehatan-GmIYICreP5.jpg Ilustrasi diet. (Foto: Louis Hansel/Unsplash)

SEBAGIAN orang yang memiliki berat badan berlebih biasanya akan melakukan diet untuk menguranginya. Nah ternyata Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pun menganjurkan diet sebagai salah satu cara hidup sehat.

Dikutip dari 'Buku Pintar Sains Dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah' karya Dr Nadiah Thayyarah, dijelaskan dalam riwayat dari Ummi Mundzir bint Qais al Anshariyah, ia berkata:

"Rasulullah menemuiku bersama Ali. Ketika itu Ali sedang sakit dan belum sembuh total. Kami memiliki buah anggur yang tergantung. Kemudian Rasulullah memakannya. Ali pun bangkit untuk ikut makan. Tetapi Rasulullah melarangnya dan berkata kepada Ali: 'Jangan, kau ini baru sembuh dari sakit.' Ali pun berhenti dan tidak jadi makan. Kemudian aku memasak gandum dan gula, lalu kubawa masakan itu menghadap Rasulullah. Beliau lalu bersabda: 'Wahai Ali, makanlah ini, karena ini lebih bermanfaat bagimu'." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Baca juga: Relativitas Waktu Telah Lebih Dulu Dijelaskan Alquran dan Sains 

Seorang dokter dari Arab, Al Harits ibn Kildah, mengatakan diet adalah pangkal segala obat dan lambung adalah tempat penyakit. "Pangkal kesehatan dan kesembuhan adalah diet," ujarnya.

Ibnu Qayyim berkata, "Diet ada dua macam: diet dari segala sesuatu yang mendatangkan penyakit, dan diet dari segala sesuatu yang menambah penyakit. Pertama adalah dietnya orang sehat dan kedua adalah dietnya orang sakit."

Diet yang paling penting adalah diet yang dilakukan oleh orang yang baru sembuh dari sakitnya, karena kondisi tubuhnya belum pulih seperti sediakala. Tubuhnya mungkin sudah terasa fit, namun sistem pencernaannya masih lemah. Apabila ia dipaksa mengonsumsi segala macam makanan justru dapat membahayakan dirinya.

Hal ini menjelaskan larangan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam kepada Ali memakan anggur saat baru sembuh dari sakit yakni merupakan langkah terbaik. Anggur ini bersifat lembap dan basah. Buah-buahan dapat membahayakan orang yang baru sembuh dari penyakit karena sifatnya yang cepat berubah. Sebab sesuatu yang lembap dapat membebani lambung.

Baca juga: Ini Penjelasan Alquran dan Sains soal Simbiosis dalam Kehidupan Hewan 

Tetapi ketika hidangan gandum dan gula ditaruh di hadapan beliau, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam Iangsung menyuruh Ali untuk memakannya, karena itu adalah makanan terbaik bagi orang yang baru saja sembuh.

Gandum mengandung bahan pendingin, dan bergizi tinggi, terutama jika dimasak dengan bahan dasar gula. Gandum adalah makanan terbaik bagi orang yang lambungnya masih lemah.

Orang sakit atau yang baru sembuh hendaknya melakukan diet agar tidak membahayakan pencernaannya. Langkah ini perlu dilakukan karena lambung dan tubuh belum mampu menerima makanan secara sempurna dan untuk menghindari bahaya.

Oleh sebab itu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam membolehkan Shuhaib memakan sedikit kurma, sebagaimana diriwayatkan Shuhaib sendiri:

"Aku mendatangi Nabi," tutur Shuhaib.

"Di tanganku ada roti dan kurma. Maka Beliau bersabda: 'Mendekatlah dan makanlah' Aku pun memakan kurma yang ada di tanganku. Lalu Beliau bersabda: 'Kau makan kurma, padahal kau menderita penyakit mata?' Maka jawabku: 'Aku mengunyahnya dari sisi lainnya.' Rasulullah tersenyum mendcngar jawabanku." (HR Ibnu Majah)

Baca juga: Sains dan Alquran Ungkap Lubang Hitam Kuburannya Bintang-Bintang 

Hal ini sebuah mukjizat, jika petunjuk Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam tentang diet amat sesuai dengan tuntutan kedokteran modern yang mengenalkan diet sebagai pengaturan pola makan secara khusus bagi pasien.

Selain itu, diet yang ditetapkan pakar medis memaksa pasien agar tidak mengonsumsi makanan melebihi porsi yang telah ditetapkan atau melarang pasien mengonsumsi makanan atau minuman yang dapat membahayakan dirinya.

Baca juga: Alquran dan Sains Buktikan Bintang-Bintang Mati Setiap Jam 

Diet dianggap sebagai bagian dari proses penyembuhan berbagai macam penyakit. Setiap penyakit ada dietnya atau pantangannya. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam telah mengingatkan pentingnya diet, bahkan pada tahap pemulihan. Di antara petunjuknya adalah agar seorang pasien diberi makanan yang lebih lembut dari yang biasa disantapnya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini