Share

Bukan Telinga, Laba-Laba Ini Mendengar Menggunakan Kaki

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Selasa 03 November 2020 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 03 16 2303390 bukan-telinga-laba-laba-ini-mendengar-menggunakan-kaki-crSdhVmWiV.jpg Laba-laba deinopis spinosa mendengar memakai kaki. (Foto: Jay Stafstrom/Live Science)

SEBUAH studi baru mengungkap ada seekor laba-laba raksasa mendengar tidak menggunakan telinga. Dia mendengar mangsanya datang melalui organ khusus yang terletak di kakinya.

Organ itu tampak seperti potongan celah paralel yang dipotong menjadi kerangka luar laba-laba, terletak di dekat ujung setiap kaki. Celah tersebut berukuran 10 hingga 200 nanometer panjangnya.

Baca juga: Ditemukan Spesies Baru Laba-Laba Bermata Biru Asli Australia 

Celah ini berisi sel saraf yang mendeteksi perubahan kecil dalam tekanan yang disebabkan oleh gelombang suara yang berdesir di udara. Organ tersebut kemudian mengirim informasi ke otak.

Dengan organ demikian, laba-laba berwajah raksasa (deinopis spinosa) ini mampu mendengar suara hingga 6,5 kaki (2 meter) dan mengambil frekuensi antara 100 sampai 10.000 hertz.

"Ini sangat asing karena kami tidak memiliki sistem sensorik seperti ini," kata penulis studi baru ini, Jay Stafstrom, seperti dikutip dari Live Science, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Peneliti Temukan Spesies Baru Laba-Laba dengan Organ Reproduksi Berbeda 

Para penulis penelitian juga menemukan bahwa laba-laba ini akan membalik setengah backflip secara tiba-tiba apabila mendengar suara tertentu. Pembalikannya sangat cepat dan akurat yang membantunya dalam memangsa ngengat, nyamuk, dan lalat.

Dalam studinya, Stafstrom dan rekannya coba memainkan suara berbeda untuk melihat apakah ini pemicu gerakan backflip dari laba-laba ini. Ketika terkena suara frekuensi rendah, 150 sampai 750 Hz, laba-laba meluncur ke belakang dan mengembangkan jaringnya seakan-akan menangkap serangga.

Nada dengan frekuensi yang tinggi justru tidak membuat laba-laba ini berjungkir balik. Rekaman listrik dari kelompk sel otak tertentu, atau neuron bereaksi terhadap frekuensi tinggi, khususnya antara 1.000 hingga 10.000 Hz.

Baca juga: Alquran dan Sains: Jaring Laba-Laba Rapuh tapi Melindungi Rasulullah 

"Kami benar-benar tertarik mengetahui bisakah laba-laba ini mendengar kelelawar?" kata Stafstrom.

Secara umum laba-laba raksasa ini dikenal karena kemampuan penglihatannya yang mengesankan. Mereka memiliki mata terbesar dari laba-laba mana pun. Laba-laba ini akan bersembunyi pada siang hari dan muncul di malam hari dengan dua mata besarnya.

Baca juga: Ditinggal Karantina 3 Bulan, Kentang Perempuan Ini Berubah Menjadi 'Laba-Laba' 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini