Sempat Dianggap Punah, Laba-Laba Rubah Raksasa 8 Mata Kembali Ditemukan

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 16 2303854 sempat-dianggap-punah-laba-laba-rubah-raksasa-8-mata-kembali-ditemukan-DQu66HxJkN.jpg Laba-laba rubah raksasa ditemukan di Inggris. (Foto: Surrey Wildlife Trust/IFL Science)

LABA-laba langka ditemukan oleh Surrey Wildlife Trust (SWT) di area pelatihan Kementerian Pertahanan (MOD) di Surrey, Inggris. Hewan ini juga disebut laba-laba rubah raksasa dan terakhir kali ditemukan pada 1993 atau 27 tahun lalu. Laba-laba tersebut sempat dianggap punah karena sudah tidak terlihat lagi dalam waktu yang cukup lama.

Penggemar laba-laba dan anggota SWT, Mike Waite, sebenarnya telah lama melakukan pencarian hewan itu. Setelah menghabiskan waktu dalam dua tahun terakhir, mereka berhasil menemukan sarang laba-laba di tanah MOD yang dikelola Amphibian and Reptile Conservation Trust. Di tempat itu mereka melihat beberapa jantan dewasa dan satu laba-laba rubah betina besar berdiameter 55 milimeter dengan kaki besar dan berbulu.

Baca juga: Bukan Telinga, Laba-Laba Ini Mendengar Menggunakan Kaki 

Laba-laba ini memiliki penglihatan yang sangat baik berkat bantuan alat indera besar. Mereka memiliki dua mata besar di atas kepala, dua di depan, dan empat mata kecil di atas mulut. Ini yang membuatnya memiliki penglihatan menyeluruh berkat delapan mata yang tersebar di sefalotoraks.

Laba-laba yang memiliki nama spesies Alopecosa Fabrilis ini punya kemampuan kamuflase dan sangat cepat. Ini salah yang terbesar dari keluarga laba-laba serigala Lycosidae. Mereka termasuk hewan aktif di malam hari yang mencari mangsa seperti kumbang, semut, dan laba-laba yang lebih kecil.

Baca juga: Ditemukan Spesies Baru Laba-Laba Bermata Biru Asli Australia 

"Laba-laba ini sangat besar dan sekarang secara resmi menjadi anggota fauna Inggris lagi. Penemuan kembali laba-laba rubah besar memang hal paling menarik yang terjadi di lingkungan satwa liar selama beberapa waktu," kata Presiden British Arachnological Society, Nick Baker, seperti dikutip dari IFL Science, Rabu (4/11/2020).

MOD memang menjadi salah satu tempat keanekaragaman yang luar biasa. Tempat ini dilindungi dari intensifikasi pertanian dan pembangunan perkotaan, menjadikannya tempat perlindungan penting bagi banyak spesies dan habitat paling langka serta terancam punah di negara tersebut.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini