Arkeolog Temukan Kerangka Kepala Suku Irlandia Berusia 418 Tahun

Felix Refialdo Handono, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 16 2304031 arkeolog-temukan-kerangka-kepala-suku-irlandia-berusia-418-tahun-dS1tPxChjW.jpg Penemuan kerangka kepala suku Irlandia Red Hugh O'Donnell. (Foto: Twitter @oscar_puente_)

ARKEOLOG di Spanyol melanjutkan pencarian tulang tokoh bernama Red Hugh yang hilang. Ia merupakan seorang kepala suku Irlandia pada abad ke-16 yang dimakamkan di Kota Valladolid. Pada 1602 atau sekira 418 tahun lalu, Red Hugh O'Donnell berjuang melawan pemerintahan Inggris di Irlandia dan meninggal di pengasingan, tepatnya berada di Valladolid.

Penggalian dimulai awal tahun ini untuk mengungkap apa yang disebut kapel tempat O'Donnell dimakamkan. Kapel itu pernah menjadi bagian dari Biara Fransiskan yang diratakan pada abad ke-19.

Baca juga: Gambar Kucing Raksasa Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Nazca Peru 

Penggalian tersebut menarik perhatian ketika kerangka ditemukan di situs itu, tetapi para arkeolog mengungkapkan bahwa mereka berasal dari abad sebelumnya ketika Red Hugh meninggal.

"Kami akan mencoba di bawah gedung bank yang berada di atas kapel," Ungkap Carlos Burgos, juru bicara Hispano-Irish Association, yang melakukan penggalian. Kapel ini juga pernah menjadi tempat pemakaman Christopher Columbus.

O'Donnell bertempur dalam Perang Sembilan Tahun melawan Inggris di Irlandia yang dimulai pada tahun 1593. Pada 1601 setelah pasukan Inggris mengalahkan O'Donnell dan pasukan Spanyol sekutu dalam pertempuran Kinsale, dia meninggalkan Irlandia.

Baca juga: Arkeolog Temukan Mumi Hewan Llama Berusia 500 Tahun 

Bangsawan itu pergi ke Spanyol untuk meminta bantuan dari Raja Philip III. Tetapi sembilan bulan kemudian dia terserang penyakit dan meninggal dalam usia 30 tahun. Demikian dilansir dari Fox News, Rabu (4/11/2020).

Petunjuk penting dalam mengidentifikasi O'Donnell adalah bahwa kerangkanya kehilangan jempol di setiap kakinya. Ia kehilangan jari kaki karena radang dingin saat melarikan diri dari pasukan Inggris selama musim dingin tahun 1591.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini