Ilmuwan Terkejut Temukan Lebah Cari Makan di Malam Hari

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 16 2304135 ilmuwan-terkejut-temukan-lebah-cari-makan-di-malam-hari-dYm36cHZLX.jpg Lebah malam Australia. (Foto: James Dorey/Flinders University/Science Alert)

SEBAGIAN besar lebah melakukan aktivitas di siang hari dan tidur saat keadaan sudah mulai gelap. Namun hal mengejutkan terjadi ketika ahli entomologi dari Universitas Flinders, James Dorey, dan rekan-rekannya menemukan lebah yang sedang mencari makan di malam hari. Penemuan ini merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah, lebah Australia mencari makan dalam keadaan gelap.

Lebah tidak dapat melihat warna bunga di dalam suasana gelap. Itulah sebabnya mengapa lebah akan beristirahat di malam hari. Namun penemuan Dorey dan tim menunjukkan ada beberapa lebah yang beraktivitas di malam hari.

Baca juga: Pemburu Serangga Singkirkan Puluhan "Lebah Pembunuh" dari Sarangnya 

"Kami tahu bahwa kebanyakan lebah mencari makan selama cuaca hangat. Mereka pada umumnya tidak suka mencari makan saat cuaca dingin, basah, gelap, atau terlalu panas," kata Dorey, seperti dikutip dari Science Alert, Rabu (4/11/2020).

Dorey juga menambahkan bahwa sebenarnya sudah ada perkiraan sebelumnya terdapat lebah di Australia yang mencari makan di malam hari. Tetapi hal itu belum didasarkan pada data yang jelas.

Perjalanan Dorey ke Hutan Hujan Diantree serta sejumlah lokasi penelitian lain di sekitar Queensland Utara mampu menjawab berbagai dugaan itu. Tim melaporkan penemuan dua spesies lebah asli bernama Reepenia Bituberculata dan Meroglossa Gemmata yang mencari makan waktu malam hari.

Baca juga: Benarkah Lebah Mati Setelah Menyengat? Ini Faktanya 

Tim lebih lanjut melakukan penelitian dengan mempelajari gambar close-up 75 spesimen dari 68 spesies lebah untuk menganalisis ciri-ciri seperti jenis dan ukuran mata, kepala, dan tubuh.

"Kami menemukan bahwa lebah yang beradaptasi dengan cahaya rendah ini cenderung memiliki mata yang lebih besar serta berada di sisi yang lebih besar untuk lebah," ujar Dorey.

Menurut dia, hal ini masuk akal karena makin besar mata maka banyak cahaya yang masuk dan membantu penglihatan. Tim berharap teknik analisis gambar ini digunakan di masa depan untuk menemukan spesies lebah malam lainnya.

Penemuan tersebut sekaligus menjadikan Australia sebagai tempat dengan satu-satunya lebah bertopeng yang diketahui di dunia.

Baca juga: Sains dan Alquran Membuktikan, Lebah Serangga Paling Istimewa 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini